Pihak Sekolah Sesalkan CV Anugerah Ilmu Porodisa, Barang Tidak Sesuai Spesifikasi Pesanan

oleh
Sejumlah buku untuk kebutuhan sekolah melalui BOS di CV Anugerah Ilmu Porodisa Cabang Sangihe

TAHUNA Sejumlah pihak sekolah menyesalkan CV Anugerah Ilmu Porodisa selaku salah satu penyedia jasa pembelajaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sangihe. Pasalnya sejumlah pesanan yang dilakukan via CV Anugerah Ilmu Porodisa justru belakangan muncul tidak sesuai dengan spesifikasi barang yang dipesan.

“Ada sejumlah barang mulai dari labtop hingga komputer yang kami pesan dengan spesifikasi yang kami harapkan. Namun ketika barang pesanan sudah ada nyatanya tidak sesuai dengan spesifikasi. Bahkan harganya pun tidak sesuai dan jauh dari harga pesanan”, ujar sejumlah Kepala Sekolah Dasar yang meminta identitasnya jangan dipublish.

Kekuatiran pihak sekolah semakin menjadi ketika mereka menyatakan bahwa pihak penyedia jasa dalam hal ini CV Anugerah Ilmu Porodisa justru terkesan memaksakan pihak sekolah tetap menerima barang pesanan meski tidak sesuai dengan spesifikasi pesanan yang telah disusun dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS).

Baca juga:   Rangkul Sekam Dan Seksi Pemerintahan, Kecamatan Manganitu Gelar PKS

“Kalau hal ini tetap dipaksanakan oleh pihak penyedia jasa maka pihal sekolah akan mendapatkan temuan dari pihak Inspektorat dan ujung-ujungnya akan bermuara ke rana hukum”, jelas mereka kembali.

Terpisah Dirut Cabang Sangihe CV Anugerah Ilmu Porodisa, Jeane Seba melalui suaminya Elfis Lumi ketika ditemui, Selasa (3/11/2020) menyatakan bahwa kalau persoalan spesifikasi yang menjadi keluhan pihak sekolah, baiknya kita melihat dulu dan harus ada kesepahaman bersama terkait dengan spesifikasi barang yang dipesan.

“Kalau soal spesifikasi atau spek barang yang dipesan mari kita melihat atau menyamakan persepsi terlebih dahulu”, jelas Lumi.

Lumi menyatakan juga baiknya pihak sekolah sebelum menyusun RKS harus melakukan survey harga barang di sejumlah perusahaan penyedia jasa dalam hal ini tentunya perusahaan yang terdaftar di Sistim Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLA) untuk belanja dana BOS.

“Dari pihak perusahaan kami dalam hal ini CV Anugerah Ilmu Porodisa tidak pernah melakukan keterikatan dengan pihak sekolah manapun. Dan kami menyediakan barang untuk kebutuhan BOS memberlakukan harga standar Sangihe dengan menyesuaikan biaya pengiriman barang dari lokasi barang kami ambil”, ujarnya lagi.

Baca juga:   Cegah PCC di Sangihe, Sat Narkoba Polres Sangihe Sisir Apotik

Ia juga mengakui dengan keberadaan jaringan internet di Sangihe yang masih belum maksimal, maka pihak CV Anugerah Ilmu Porodisa melakukan belanja barang untuk kebutuhan BOS harus dilakukan secara offline.

“Untuk sebagian bagi sekolah yang terjangkau jaringan internet belanja barang kami lakukan secara online. Terkait dengan pemaksaan barang tidak sesuai dengan spesifikasi harus dibayarkan pihak sekolah, itu tidak benar sebab ketika barang tiba dan tidak sesuai dengan spesifikasi maka pihak perusahaan kami akan mengembalikan biaya pembelian kepada pihak sekolah”, imbuh Lumi.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *