Dukungan untuk JPAR-AiM Membludak, Pnt Erwin: Sudah Sekira 60-an Tim Relawan

oleh
Ketua Tim Kamda PAHAM, Pnt Erwin Tandaju.

MANADO-Dukungan terhadap Calon Wali Kota Manado, Pnt Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR), dan Wakil Wali Kota, Pnt Harley Mangindaan (Ai) datang dengan sukarela dari berbagai pelosok Kota Manado. Ini membuktikan jika Pnt Paula dan Pnt Harley begitu populer di mata masyarakat Manado dan jadi pilihan.

Hal ini dikatakan ketua tim kampanye daerah (Kamda) PAHAM kota Manado Pnt. Erwin Tandaju, ketika ditemui para pemburu berita saat pengukuhan Tim Karpet Biru PAHAM, Sabtu (10/101/2020).

Menurutnya, saat ini sudah ada sekira 60-an kelompok/tim relawan yang telah menyatakan diri ikut bergabung dan berjuang bersama untuk pemenangan pasangan JPAR-AiM yang berjargon PAHAM.

“Mereka bergabung secara sukarela. Mereka tahu persis dan menyadari jika visi-misi JPAR-AiM sangat pro rakyat, sangat baik dan jelas. Kami atas nama tim kampanye daerah menyatakan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari teman-teman relawan yang telah bergabung dan menyatakan diri berjuang bersama paslon PAHAM. Mari kita bersinergi dan bekerja bersama, demi kemenangan PAHAM pada pilkada kota Manado 9 Desember 2020 nanti,” ujar Pnt. Erwin Tandaju penuh semangat.

Baca juga:   Pasir Emas Tanpa Ijin Masuk di Pelabuhan Bitung, TPB Investigasi Perusahan Ekspedisi SPILL

Lanjut dipaparkan Pnt Erwin, Visi-misi PAHAM sangatlah pro rakyat dan mengakomodir hampir di semua aspek kehidupan, terlebih khusus kalangan masyarakat golongan menengah kebawah.

“Visi-Misi PAHAM memberikan jaminan kesehatan gratis lewat program Universal Coverage, pendidikan gratis, melalui program beasiswa berjenjang mulai dari tingkatan SD hingga Perguruan Tinggi, kepemilikan rumah tanpa uang muka, Bantuan sosial bagi ibu hamil, pemuka agama, lansia, serta berbagai program pro rakyat lainnya,” terang Pnt. Erwin.

Lanjut dikatakan Pnt Erwin, bagi JPAR-AiM, kesemuanya ini ditujukan demi kesejahteraan warga Manado.

“Bagi paslon PAHAM, semua yang dari rakyat adalah untuk rakyat,” tegas Pnt Erwin.

Dikesempatan ini pula, ketua Kamda menyatakan permintaan maafnya kepada seluruh warga kota Manado, apabila didalam kampanye terbatas PAHAM tidak mampu menampung animo warga yang hadir.

“Saya minta maaf jika saat menggelar kampanye dialogis, hanya dibatasi maksimal 50 orang saja. Karena, kami selalu mengedepankan standar protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di air mengalir dengan sabun dalam setiap kampanye. Disamping itu hal tersebut sudah ditetapkan oleh KPU sebagai penyelenggara dalam Pilkada,” tutup Tandaju.

Baca juga:   Mulai Dibangun, Peletakan Batu Pertama Pasar Buha Oleh Wali Kota Manado

(Budi/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *