Tak Terpengaruh ‘Black Campaign’, Warga Muslim Singkil Tetap Dukung JPAR-AiM

oleh -2 views
Foto bersama JPAR dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama Kecamatan Singkil.

MANADO– Beredarnya kabar yang mengatakan jika Ibu Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) tak suka dengan umat Muslim merupakan suatu pembohongan publik dan sengaja disebar oleh oknum-oknum yang melakukan ‘Black Campaign’ atau kampanye hitam.

Hal tersebut dikatakan oleh Ustad Ating, saat Kampanye Dialogis Calon Wali Kota Manado Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR),  yang menyapa langsung masyarakat yang ada di Kelurahan Wawonasa, Kecamatan Singkil, Kamis (8/10/2020).

IMG20201008163909_copy_400x300

“Kabar tersebut tidak betul. Itu adalah Black Campaign atau kampanye hitam yang sengaja diedarkan dan bermaksud untuk menjatuhkan elektabilitas dan nama baik dari ibu JPAR. Justru sebaliknya, Ibu JPAR itu sangat dekat dengan warga muslim. Buktinya, dari tahun 2015 lalu, sepengetahuan saya, Ibu JPAR adalah pembina  Majelis Tak’lim Fathonah dan begitu dekat dengan ibu-ibu pengajian,” ungkap Ustad Ating.

Diketahui, Calon Wali Kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene yang berpasangan dengan calon Wakil Wali Kota Manado, DR Harley Mangindaan (AiM) menggelar kampanye dialogis yang dihadiri oleh warga Singkil dan dilakukan terbatas karena mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga:   Pemdes Kapoya Gelar MusDes Bahas Tentang Program DTKS Tahun 2021

Namun, meski dibatasi oleh aturan yang berlaku, tak menyurutkan keinginan warga untuk datang bertemu langsung dengan JPAR meski hanya sekadar untuk berfoto bersama saja.

Masyarakat yang didominasi kaum perempuan dari golongan agama muslim tersebut tampak menyimak dengan baik saat JPAR memaparkan visi dan misi serta program pasangan PAHAM saat mengemban tugas sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado nantinya.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.