Tindaklanjuti Temuan Banwas Minut, KPU Cross Chek dan Klarifkasi Laporan

oleh
Dikson Laope bersama Rahman Ismail.

MINUT– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengaku sudah menindaklanjuti temuan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI terkait pelaksanaan coklit.

Komisioner KPU Nikson Laope menjelaskan, ada dua surat laporan temuan yang diberikan Bawaslu RI kepada KPU RI, untuk itu sebagai jajaran di Kabupaten sudah seharusnya membangun kordinasi untuk melakukan proses klarifikasi.

“ya, memang benar ada beberapa temuan menyangkut pelaksanaan tahapan coklit , untuk itu kami (KPU) sangat mengapresiasi kerja Bawaslu yang kami rasa sangat penting untuk membantu KPU dalam setiap tahapan. Karena KPU juga  bukan lembaga yang sempurna, pastinya ada hal yang bisa terlewatkan” ungkap Komiseioner divisi perencanaan, data dan informasi.

Lahope juga membeberkan, Senin (24/8) KPU bersama Bawaslu Minut sudah melakukan rapat koordinasi terkait temuan pelaksanaan coklit yang dihadiri Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy bersama pimpinan Rahman Ismail dan Rocky Ambar, serta Ketua KPU Minut Stella Runtu bersama komisioner Hendra Lumanauw, Darul, Robby Manopo, dan Nikson Lahope.

Baca juga:   Lakukan Supervisi dan Monitoring Tahapan Coklit, Bawaslu Minut Kunjungi Pulau Bangka

“Dalam rapat koordinasi tadi, KPU dan Bawaslu Minut sudah melakukan kroscek dan klarifikasi terkait laporan temuan dari Bawaslu RI yakni, adanya 43 pemilih pemula yang tidak terdaftar dalam A-KWK, 13 pemilih yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, 18 pemilih  khusus pada pemilu 2019 yang tidak ada dalam A-KWK, serta 4 pemilih satu keluarga yang berbeda TPS,” kata Laope sembari menjelaskan bahwa temuan tersebut sudah ditindak lanjuti.

Sementara itu, pimpinan Bawaslu Minut divisi pengawasan hubungan masyarakat dan antar lembaga Rahman Ismail mengatakan, Minut merupakan Kabupaten pertama di Sulut yang langsung menindaklanjuti berbagai temuan terkait pemutahiran data  pemilih.

“Semua yang disampaikan KPU tadi memang benar terkait temuan Bawaslu RI yang sudah ditindaklanjuti, semua data Bawaslu dan KPU sudah sinkron. Kami Bawaslu mengunakan sistem Google Drive jadi, Bawaslu RI langsung melakukan pola analisa terhadap pengawas desa dilapangan. Temuan yang disampaikan Bawaslu RI adalah hasil temuan yang diisi langsung oleh teman-teman panwas desa. Kita juga menggunkan pola kerja berlapis, selain langung dari bawah kita juga  membackup dari Kabupaten terkait apa yang menjadi problematika dalam pemutahiran daftar pemilih” kata Ismail.

Baca juga:   Masuki Tahapan Kampanye Pilbup, Bawaslu Minut Imbau Agar Parpol Bersihkan APK Paslon

Ditambahkan Ismail, tanggal 30 Agustus nanti sudah menjadi angenda bersama KPU masuk pada tahapan pleno ditingkat desa, semua akan dirampung kembali terkait tahapan daftar pemilih.

“setelah jedah 6 hari ini kita akan melakukan rapat koordinasi bersama. Rapat koordinasi ini akan melibatkan panwas kecamatan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), panwas desa, Panitia Pemilihan Desa (PPD). Kita akan melakukan sinkronisasi perbaikkan pemutahiran daftar pemilih”

Kami berharap sebelum tanggal 9 Desember nanti, data pemilih yang disajikan KPU bisa terlaksana dengan baik.

“Kami secara kelembagaan berkewajiban menjaga hal pilih, jadi kita mendata bukan hanya yang terdaftar dalam A-KWK tapi juga warga Minut yang sudah layak dan memiliki KTP tapi tidak teregister,  akan kita akomodir untuk dirdaftarkan” tutup Ismail.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *