Cegah Munculnya Kluster Covid-19 Baru, PD Pasar Manado Atur Jarak Lapak Pedagang Pasar Pinasungkulan

oleh
Petugas PD Pasar Manado saat mengatur jarak berjualan antar pedagang.

MANADO– Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di pasar tradisional, PD Pasar Manado mulai menata ulang lokasi untuk lapak pedagang. Pedagang harus menempati lokasi yang ditentukan, dengan jarak aman, sesuai protokol pencegahan virus corona, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Dirut PD Pasar Manado, Stenly Suwuh SH, mengatakan penataan ulang lapak pedagang di Pasar Pinasungkulan untuk menghindari membludaknya pengunjung pasar, sehingga bisa menjadi kluster baru penyebaran virus corona.

“ Kami tak ingin jika membludaknya pengunjung pasar, danakan menjadi kluster baru penyebaran virus corona. Oleh karenanya, kami membuat marka, sebagai titik untuk berdagang, dengan jarak yang diatur sesuai protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Suwuh.

Lanjutnya, dengan aturan baru yang telah ditetapkan, maka pedagang harus menempati marka bercat putih, sebagai penerapan jaga jarak.

“Ada sekitar 3 ratus marka yang dibuat di sepanjang jalan pasar, untuk pedagang yang berada di dalam kompleks Pasar Pinasungkulan,” tambah Dirut PD Pasar Manado.

Baca juga:   Pasar Tradisional Mulai Kembali Ramai, PD Pasar Manado Perketat Protokol Kesehatan

Dikatakan Stenly Suwuh, dan sebagian dari para pedagang, akan dipindahkan ke area ini, agar tidak terjadi penumpukan.

“Hanya pedagang bahan kebutuhan pokok dan non reaktif rapid test yang boleh menempati lokasi di marka yang telah diatur pengelola pasar. Dan juga, untuk mendukung penataan ini , pasar pinasungkulan juga menutup akses kendaraan bermotor ke area pasar,” tambahnya lagi.

Diketahui, Pasar Pasar Pinasungkulan menjadi salah satu prioritas pemerintah kota Manado dalam pencegahan penyebaran Covid 19, setelah ditemukannya sejumlah kasus positif corona.

(Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *