Penderita Hipertensi Tidak Boleh Putus Obat, Berisiko Penyakit Jantung Koroner Hingga Gagal Ginjal

oleh -169 Dilihat
Penyuluhan oleh dr Octavianus Umboh SpPD dari Divisi Ginjal-Hipertensi Poliklinik Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof Kandou, di Instalasi Rawat Jalan, Kamis (19/12/2019) siang.
MANADO-Seseorang dengan kondisi tekanan darah tinggi tidak boleh putus konsumsi obat antihipertensi.
Dijelaskan dr Octavianus Umboh SpPD, bila putus obat akan berisiko merusak organ lain.
Sehingga rentan mengalami perdarahan otak atau stroke, gangguan retina, juga penyakit pembuluh darah perifer.
Bisa juga terjadi Left Ventricular Hypertrophy (LVH), Penyakit Jantung Koroner (PJK), dan gagal jantung. Komplikasi hipertensi juga dapat mengakibatkan proteinuria maupun gagal ginjal.
Disebutkan Umboh, Hipertensi telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting secara global.
Diprediksi pada tahun 2025, kasus hipertensi bakal naik sebesar 60 persen dibanding jumlah kasus tahun 2000 sebanyak 26,4 persen penduduk dunia.
Karena itu, dia menyarankan agar penderita hipertensi dapat rutin mengonsumsi obat antihipertensi. Selain itu, memeriksakan kondisi tekanan darah secara berkala.
(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.