1 views

BPNT Mekanisme Penyaluran Via E Warung, Penerima Sesuai Nama Database Usulan Kampung

oleh -1 views
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sangihe Tadjudin Sainkadir.

TAHUNA -Mencuatnya persoalan penyaluran Bantuan Pangan  Non Tunai (BPNT) yang merupakan transformasi dari Beras Prasejahtera (Rastra) di Kabupaten Sangihe, ditanggapi serius oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tadjudin Sainkadir.

Dihubungi wartawan, Senin (9/12/2019) Sainkadir menyebutkan bahwa penyaluran BPNT tersebut sudah sesuai mekanisme yang ada. Dimana penyalurannya sudah melalui warung elektronik (E Warung) yang mana di masing-masing wilayah telah ditunjuk secara resmi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku mitra kerja yang telah ditunjuk secara resmi oleh pemerintah pusat.

“Karena sudah menggunakan kartu elektronik, maka penyalurannya sudah menggunakan BRI selaku mitra kerja. Dimana pihak BRI sudah menunjuk agen atau warung tertentu di sejumlah wilayah yang ada di Sangihe. Kalau dulunya sebelum bertransformasi ke BPNT disalurkan oleh Kapitalaung bersama perangkat kampung yang ada”, ujar Sainkadir.

Disinggung menyangkut adanya persoalan masyarakat yang sudah tidak lagi menerima bantuan tersebut, Sainkadir menyebutkan bahwa sesudah bertranfomasi ke BPNT banyak yang keluarga sasaran yang tidak menerima itu lebih disebabkan oleh pemerintah kampung.

Baca juga:   Gahagho Dibekali Mendagri Di Jakarta

“Ada kebijakan tertentu yang diambil pemerintah kampung saat masih Rastra, dimana masyarakat yang tidak masuk data base diakomodir untuk mendapatkannya demi pemerataan. Namun setelah bertranformasi ke BPNT jelas masyarakat penerima tanpa masuk data base gugur dengan sendirinya. Sehingga hal ini menjadi persoalan baru lagi”, jelasnya kembali.

Meski demikian lanjut Sainkadir kembali, kalau di kampung masih ada masyarakat yang tidak masuk database tapi layak dan memenuhi syarat mendapatkan BPNT, silahkan pemerintah kampung melakukan pengusulan lagi dengan syarat membuat berita acara pertemuan pengusulan sebagai tambahan penerima BPNT.

“Kalau ada susulan tambahan dan dilalui sesuai mekanisme maka pihak kami akan melakukan pengusulan nama-nama tersebut untuk diperjuangkan ke database tambahan penerima BPNT”, imbuh Sainkadir sambil menambahkan bahwa adanya laporan masyarakat penerima BPNT yang hanya mendapatkan pangan dalam satu jenis berupa beras tanpa telur maka pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan evaluasi.

Baca juga:   Masamper Meriahkan Pembukaan TMMD Ke-106 di Sangihe.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.