2 views

Budaya Tonsea Hiasi Festival Tamporok

oleh -2 views
Deputi Industri dan Kelembagaan Kemenparekraf Giri Adnyani bersama Kadis Pariwisata Audy Sambul saat melepas lomba perahu hias pada acara Festival Tamporok, Jumat (29/11/2019).

MINUT–Dinas Pariwisata Minahasa Utara (Minut) bekerjasama dengan Dewan Kesenian mengelar Festival Tamporok 2019, di Pantai Pulisan, Jumat (29/11/2019).

Kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya lokal, dengan digelarnya 9 pagelaran budaya yakni Tari Lenso, tari Pisok, Tari Soma, Tari Katrili Massal, Tari Pato Pato massal, parade duta Budaya, Masamper, Ampa Wayer dan Atraksi Perahu Hias. Kegiatan ini dihadiri Deputi Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani.

Adnyani dalam sambutannya,  menyebutkan bahwa Festival Tamporok sangat berdampak pada kemajuan bidang pariwisata di Nusantara.

“Minut masuk dalam program super prioritas dengan hadirnya KEK Pariwisata yang didalamnya ada pantai Pulisan. Dengan digaungkannya ragam budaya seperti ini akan lebih mempromosikan dunia pariwisata di tanah air, dan ini akan meningkatkan minat wisatawan ke Minut,” kata Adnyani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Minut Audy Sambul SSos mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kemenparekraf yang sudah hadir dalam kegiatan tahunan ini dengan harapan kedepan Festival Tamporok akan semakin baik dan menjadi ajang untuk mempromosikan budaya daerah agar wisatawan lebih melirik destinasi wisata di Tanah Tonsea,” kata Sambul.

Baca juga:   Nusantara Bersatu, Minut Aman dan Damai

Ditambahkan Ketua Panitia juga sebagai Sekretaris Dewan Kesenian Minut Jeane Waturandang, pagelaran ini diikuti ratusan peserta dengan berbagai penampilan.

“Festival Tamporok bukan hanya menyajikan tarian ataupun musik tradisional, tetapi ada perahu hias yang menjadi ciri khas warga pesisir pantai. Begitu juga dengan lomba lari pantai yang adalah permainan rakyat yang harus dilestarikan. Festival ini juga adalah bagian dari suksesnya KEK Pariwisata,” kunci Waturandang.

(Ranny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.