Panen Di Pananekeng Gaghana: Penjualan Hasil Pertanian Dikawal Pemerintah

oleh -115 Dilihat
Bupati Jabes E Gaghana SE ME didampinggi Ketua TP PKK Sangihe Dra Ririswati Gaghana Katamsi ketika panen tomat, rica dan sayuran di Pananekeng.

TAHUNA  – Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME bersama Ketua PKK Dra Ririswati Gaghana Katamsi menghadiri pelaksanaan panen hasil pertanian petani Cabe, Tomat serta sejumlah jenis sayuran. Panen ini sendiri dilakukan di Kelurahan Pananekeng Kecamatan Tahuna Barat, Rabu (23/10/2019).

Gaghana dalam kesempatan itu memberikan apresiasi usaha petani.

“Panen yang dilaksanakan merupakan harapan yang telah lama dinantikan. Dari hasil pertanian yang diperoleh bisa menurunkan angka kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan. Pertanian merupakan sektor unggulan pertumbuhan ekonomi di Sangihe dan program two day no rice akan dirasakan manfaatnya ketika hasil panen masyarakat sudah bisa dijual ke seluruh pasar yang ada”, ungkap Gaghana.

Gaghana juga mengatakan dukungan terhadap masyarakat petani bukan hanya sampai di bercocok tanam, tetapi sampai ke penjulanannya di kawal agar memperoleh harga yang tinggi.

“Jika hasil panen akan dijual ke pasar, pihak Perindag sudah menetapkan harga beli, agar petani terbebas dari tengkulak. Tidak mungkin petani yang menanam sampai bulanan dan tengkulak yang memperoleh hasil lebih banyak. Itulah tugas pemerintah mengawal petani dari hulu sampai ke hilir, supaya hasil panen diperoleh cukup memenuhi harapan petani,” imbuh Gaghana sembari mengajak masyarakat Sangihe untuk tidak lagi mencari pekerjaan keluar daerah dan beralih profesi sebagai petani seperti yang sudah dilakukan beberapa kelompok di sejumlah kecamatan.

Di lokasi yang sama salah satu anggot kelompok tani Yesaya Tamalawe, menyatakan dalam menjalani kehidupan yang paling diutamakan adalah disiplin serta kemauan untuk menatap masa depan yang lebih baik. Sebab keberhasilan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa usaha dan kerja keras, pada awalnya kelompok petani sangat ragu akan anjuran pemerintah daerah untuk memanfaatkan lahan tidur. Ternyata program pemerintah daerah ini sangat bermanfaat bagi masayarakat petani karena lebih sejahtera dari sebelumnya.

“Memang tidak ada usaha yang akan langsung sukses, semua butuh proses serta yakin melakukannya. Sedikit pergumulan saat awal bertani ini, tetapi dorongan semangat dari beberapa pihak termasuk pemerintah daerah yang membuat kami berhasil dan jauh dari angka kemiskinan,” ungkapTamalawe.

Tamalawe mengajak seluruh masyarakat Sangihe untuk memulai kegiatan bertani karena hasil yang diperoleh sangat menjanjikan. Apalagi ketika pihak pemerintah sekarang ini menfasilitasi dari pupuk sampai mengatur harga pasar pada saat panen tiba.

“Patut disyukuri bahwa pemerintah daerah sangat support akan kegiatan petani ini,baik pupuk sampai bibit unggul selalu diusahakan agar masyarakat dapat merubah pola hidupnya. Marilah masyarakat Sangihe memanfaatkan lahan tidur untuk bertani, kalau kami berhasil pasti yang lain akan berhasil juga”, ajak Tamalawe ke masyarakat Sangihe.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.