Tiga ASN Terlibat Politk Praktis Menanti Sangsi Sedang

oleh -4 views
Kepala BKDD Sangihe Steven Lawendatu.

TAHUNA -3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sangihe dipastikan akan mendapatkan sangsi tegas terkait keterlibatan dalam politik praktis. Dan 2 ASN lainnya juga dipastikan menerima hal yang sama terkait dengan kelalaian tidak masuk kerja.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sangihe Steven Lawendatu kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Kepastian sangsi tersebut bakal diberlakukan seiring dengan BKDD dalam waktu dekat akan melaksanakan rapat Komite Integritas Pemerintah Daerah (KIPD), terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis dan pelanggaran  dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.

“Sedikitnya ada 5 orang yang diberikan rekomendasi yang masuk ke BKDD oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yang terlibat politik praktis 3 orang dan 2 orang yaitu pelanggaran tidak masuk kerja. Nantinya, akan dilaksanakan rapat Komite Integritas Pemerintah Daerah (KIPD) terkait dengan rekomendasi pernyataan sangsi sedang”,ujar Lawendatu.

Baca juga:   Dialog Publik 2 Tahun Kepemimpinan GSVL-Mor, Gelar Diskusi Terbuka Dengan Jurnalis

Disinggung soal tingkatan sangsi sedang Lawendatu menyebutkan tingkat sedang itu ada beberapa jenis yaitu penundaan gaji berkala selama 3 tahun, penurunan pangkat ketingkat lebih rendah selama 1 tahun, pembebasan dalam jabatan, penurunan pangkat ketingkat lebih rendah.

“Sudah ada tim terkait netralitas ASN tersebut,  dan akang segera melaksanakan rapat terhadap penjatuhan sangsi dan itu langsung pemberian sangsi karena sudah jelas rekomendasi dari KASN,” imbuhnya sambil menambahkan pihaknya diberikan waktu selasa 14. Paling lambat minggu depan rapat tersebut segara dilaksanakan.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.