Kunker MENPAR RI Arief Yahya ke Kabupaten Minut. Disambut Bupati Vonnie Panambunan

oleh -2 views
Bupati Vonnie Panambunan saat menerima kunjungan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya.

MINUT – Kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc, dalam rangka mengunjungi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Pulisan Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara, diterima langsung Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan STh, Jumat (9/8/ 2019).

Menpar RI dalam kunjungannya ke kawasa KEK mengatakan, Pemerinrah pusat telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, di Likupang Timur.

Menpar RI Arief Yahya saat medengarkan pemaparan yang disampaikan lewat tayangan audio video.
Menpar RI Arief Yahya saat medengarkan pemaparan yang disampaikan lewat tayangan audio video.

“Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Pusat. infrastruktur dan utilitas dasar harus selesai. Jalan, air, listrik dan internet (JALIN) dan infrastruktur Bandara semua harus cepat di selesaikan,’ kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Foto bersama di PT Vena Energy, salah satu infrastruktur penunjang KEK Pariwisata di Likupang.
Foto bersama di PT Vena Energy, salah satu infrastruktur penunjang KEK Pariwisata di Likupang.

“Wisatawan yang masuk ke Indonesia hampir seratus persen melalui udara. Untuk itu, kapasitas Bandara Sam Ratulangi akan di tingkatkan tiga kali lipat dari dua juta menjadi sekitar empat juta pengunjung. Begitu pun akses jalan menuju Kawasan Ekonomi Khusus KEK Pariwisata Likupang akan di bangun jalan By Pass”, tambah Arief Yahya.

Baca juga:   Bupati VAP Gali Info Soal Penggunaan Dandes di Minut
Menpar RI Arief Yahya dan Bupati Minut Vonnie Panambunan saat melakukan penanaman pohon.
Menpar RI Arief Yahya dan Bupati Minut Vonnie Panambunan saat melakukan penanaman pohon.

Menpar RI juga menyarankan agar Pemerintah Daerah bisa melakukan kunjungan kerja di daerah lain, sehingga bida melihat apa yang telah berhasil dibuat oleh daerah lain

“Seringlah datang ke tempat-tempat yang sudah bagus, datang dan tinjau apa yang berhasil dibuat oleh daerah lain, agar dapat ide membuat tempat yang lebih menarik yang dapat di terapkan di daerah sendiri untuk kemajuan daerah atau Kabupaten yang kita cintai”, saran Arief Yahya.

Sementara Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan STh, dalam kesempatan yang sama, juga mengungkapkan kebanggaannya karena Kabupaten Minut bisa terpilih sebagai salah satu dari 5 daerah prioritas pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata oleh Pemerintah Pusat, dan berharap agar warga Minut tidak menyia-nyiakan kesempatan yang baik ini.

“Tentunya Kabupaten Minahasa Utara sangat berbangga atas di pilihnya daerah ini menjadi salah satu dari 5 daerah prioritas pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata oleh Pemerintah Pusat, dan masyarakat Minahasa Utara tentunya akan memanfaatkan kesepatan ini sebaik-baiknya”, kata Bupati Vonnie Panambunan.

Baca juga:   Pemkab Minut Raih WTP. Bupati VAP: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Perangkat Daerah

Lanjutnya, “Ini semua tak lepas dari kerja keras pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, program untuk membangun Indonesia dari pinggiran dalam mensejahterakan masyarakat terlebih khusus masyarakat Kabupaten Minahasa Utara”, ungkap Panambunan.

Oleh karenanya, Buoati Minut juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Minahasa Utara khususnya yang berada di KEK Pariwisata Likupang untuk sadar wisata dengan menjaga selalu kebersihan lingkungan dan menjaga terus keindahan pantai, ramah, dan tentunya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi Kabupaten Minahasa Utara sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

“Sebagai Bupati, saya pasti akan menjalankan instruksi menteri untuk mempermudah birokrasi dan proses perijinan bagi investor yang akan menanamkan sahamnya di bidang pariwisata dan mengerjakan dengan sebaik mungkin untuk kemajuan Kabupaten Minahasa tenggara,” tutup Bupati Minut Vonnie Panambunan.

(Budi/advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.