Pemkab Boltim Bantu Warga Miskin. Bangunkan Rumah dan Salurkan Bantuan KUBE

oleh -6 views
Rumah bantuan Pemkab Boltim untuk warga miskin.

BOLTIM- Program Atap, Lantai dan Dinding (ALADIN) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, mulai dilakukan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Program ALADIN ini, merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial, untuk warga miskin yang belum memiliki rumah.

Program ALADIN untuk Kabupaten Boltim ditujukan untuk 100 unit rumah yang setiap unit rumahnya mendapat bantuan senilai 15 juta rupiah.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boltim, Rudi Malah, bahwa bantuan semacam ini, juga telah dianggarkan Pemerintah Kabupaten Boltim, yakni program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Dimana tahun 2019 ini bakal dibangun 430 rumah dengan anggaran Rp13 miliar rupiah dengan rincian per unit rumahnya sekira 30 juta rupiah.

“Kami berusaha memadukan bantuan pusat APBN dan APBD Boltim, khusus untuk bangun rumah,” ujar Kepala Dinas Sosial, Rudi Malah, Rabu (17/7/2019).

Lanjut dikatakannya, program rumah layak huni di Boltim, sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Diperkirakan Pemerintah Boltim, telah membangun hampir ribuan rumah untuk warga miskin. Karena RTLH masuk visi dan misi Bupati Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit.

Baca juga:   APSI Laksanakan Musyawarah II se-Provinsi Sulut di Bolmong

“Selain rumah, ada juga bantuan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk kelompok usaha ekonomi produktif (Kube),” tambahnya.

Menurutnya, Bantuan Kube dari Pemerintah Pusat untuk 40 kelompok masing-masing Rp20 juta Rupiah, sedangkan Pemerintah Daerah Boltim telah menganggarkan untuk 30 kelompok dengan nominal yang sama.

“Saya berharap semua bantuan ini, dapat membantu masyarakat Boltim,” ucaonya.

Sementara, Ketua Kelompok Bersama di Tutuyan I, Anto Modeong mengatakan, proposal Kube telah dimasukan ke Dinas Sosial. Tinggal menunggu jawabannya.

“Kami berharap proposal Kube diterima Dinas Sosial,” ujar Anto Modeong.

Ia menambahkan, program Kube baik dari pemerintah pusat dan daerah dapat membantu perekonomian rakyat. Rencananya uang tersebut membeli mesin potong rumput dan mesin chainsaw.

Terpisah, Kepala Bidang Fakir Miskin, Ni’ma Mokoagow mengatakan, penerima RTLH dan Kube sudah ada. Tinggal menunggu penyaluran dan pembangunan khusus rumah layak huni.

“Kami sudah verifikasi sebagian berkas berdasarkan usulan dari desa,” ujar Ni’ma Mokoagow sembari menambhakan bahwa
Kedepannya program ini, akan lebih ditingkatkan terutama masalah biaya bahan dan upah pekerja. Tahun lalu per unit Rp18 juta, dan sekarang sudah dinaikan menjadi Rp30 juta.

Baca juga:   Besok, Menteri PUPR RI Kunjungi Bolmong

(Thety Metuak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.