Kualitas Penduduk Berperan Penting Capai Tujuan Pembangunan, Kepala BKKBN Sulut: Bukan Besarnya Jumlah

oleh -0 views
Plt Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna MM (ketujuh kanan) bersama sejumlah peserta.
MANADO-Besarnya jumlah penduduk bukan menjadi faktor utama keberhasilan suatu negara. Melainkan kualitas penduduk yang memegang peranan penting untuk mencapai tujuan pembangunan.
Demikian ditekankan Plt Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna MM, saat membuka kegiatan Advokasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Berbasis Komunitas di Hotel Aryaduta Manado, Senin (20/5/2019). 
Melihat situasi kependudukan yang berdampak dalam berbagai aspek kehidupan tingkat nasional maupun daerah, BKKBN berperan untuk mengendalikan penduduk serta pembangunan keluarga.
Sugiyatna menjelaskan, jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cepat dikhawatirkan akan memperlambat tercapainya kondisi ideal.
Antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung serta daya tampung lingkungan. 
Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 52/2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, kata Sugiyatna, BKKBN menerapkan strategi pengendalian kualitas penduduk melalui keluarga berencana.
Kasubid Advokasi dan KIE Ani Matindas SSos MSi membacakan laporan kegiatan.
Kasubid Advokasi dan KIE Ani Matindas SSos MSi membacakan laporan kegiatan.
Di dalamnya melaksanakan advokasi dan koordinasi terhadap para pemangku kepentingan, juga komunikasi informasi edukasi (KIE) bagi masyarakat umum.
“Meningkatnya pengetahuan dan informasi, kiranya terbangun kesadaran masyarakat tentang program-program yang dijalankan oleh BKKBN,” tandasnya.
Sementara itu, Kabid Adpin Jacky Sambuaga SE melalui Kasubid Advokasi dan KIE Ani Matindas SSos MSi mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan komunitas yang ada akan mendapat sosialisasi yang benar terkait Program KKBPK.
Sehingga bisa mempromosikan dan mengintegrasikan Program KKBPK bagi anggota komunitas maupun khalayak umum.
Usai pembukaan, dilanjutkan materi kependudukan oleh Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Sulut Dr Tri Oldy Rotinsulu SE MSi.
Berbagai komunitas yang ikut serta yaitu Tim Penggerak PKK, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Forum Generasi Berencana (GenRe), Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB), Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG), juga Perkumpulan Andalan Kelompok UPPKS (AKU).
Adapula Universal Peace Federation (UPF), Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB), Perhumas, Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu), Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK), Perkumpulan Juang Kencana, hingga Koalisi Kependudukan.
(harry)
Baca juga:   Tangkal Pemberitaan Hoax, Pemprov Sulut Launching Tiga Medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.