Kodim 1302/Minahasa Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-111

oleh -7 views
Kepala Staf Kodim ( Kasdim ) 1302/Min Mayor Inf Feky Welang menjadi irup pada peringatan Harkitnas ke-111 di Makodim 1302/Minahasa

MINAHADA -Kodim 1302/Min menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ( Harkitnas ) ke – 111, yang dihelat di lapangan Makodim 1302/Min jalan Manguni Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa, Senin (20/05/19) sekira pukul 08.00 wita.

Pada Upacara Harkitnas kali ini, ditandai dengan Pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi dengan Lagu Indonesia Raya, sementara itu yang mendapatkan keperyaan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih tersebut adalah Serda Sucipto, Serda Supiansah, dan Serda Herdin Herianto, kemudian yang bertugas sebagai Pembaca Undang-Undang Dasar-45 adalah Sertu Mandey, pengucap Sapta Marga adalah Serda Zulkifly, dan pembaca Panca Prasetia Koprs Pegawai Repoblik Indonesia ( Korpri ) adala PNS Sunaryo.

Pada Upacara Harkitnas kali ini pula yang bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Staf Kodim ( Kasdim ) 1302/Min Mayor Inf Feky Welang, dan yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Danramil 1302-17/Motoling Peltu Edy Santoso, dan yang bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Danramil 1302-18/Tompaso Baru Pelda Berty Matahang.

Baca juga:   Sambut HUT RI, Anak-anak Desa Pangea Antusias Dilatih Satgas TMMD

Dalam Upacara peringatan Harkitnas ke-111 kali ini, Inspektur Upacara Mayor Inf Feky Welang membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

“Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, Selamat Pagi, Salam Damai Sejahtera Buat Kita Semua, Om Swastiastu, Salam Kebajikan,” Katanyanya mengawali sambutan tersebut.

Lanjut Kasdim, Saudari-saudara seluruh Rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Marauke, dari Miangas sampai Pulai Rote yang saya hormati, dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada kitab Pararaton tertulis : Siar Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, Sira Gajahmada : Lamun huwus kala Nusantara isun amukti Palapa, lamun kara ring gurun, ring saran, Tanjung pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti Palapa. Ujarnya.

Memang banyak versi tafsiran atas Teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan “Amukti Palapa” Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, Umumnya para ahli sepakat bahwa Amukti Palapa berarti sesuatau yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada, Artinya Ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara. Ucapnya.

Baca juga:   Ops Zebra 2018, Polres Minsel Cetak 1.131 Tilang dan 227 Teguran

Lebih Lanjut Kasdim membacakan, Sumpah Palapa tersebut merupakan Embrio paling kuat bagi Janin Persatuan Indonesia, wilayah Nusantara yang dipersatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para Pahlawan Nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Alhamdulillah, sampai sekarang ini Tahap-tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif berlangsung dengan lancar, kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa, sungguh mulai pengorbanan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para Pahlawan Demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terimakasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Undang-undang dalam waktu yang tidak lama lagi, Ungkapnya.

Baca juga:   Rayakan Idul Adha 1441 H, Kapolres Minsel Serahkan Hewan Kurban

Diakhir sambutan tersebut Kasdim menyampaikan, Akhir kata saya haturkan selamat memperingati hari kebangkitan nasional yang ke Seratus Sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak Bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbaharui semangat Gotong royong dan Kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan pentas Global. Indonesia Bnagkit, Indonesia Bersatu, Tandasnya.

(Thety Metuak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.