Kisah Tragis Anak Jutawan AS yang Hilang di Hutan Papua, Saat Ditemukan yang Tersisa Hanya Potongan Kakinya

oleh -14 views
Michael Rockfeller hilang di tengah hutan Papua.

History – Tahun 1961, para Antropolog dunia sedang mengandrungi penjelajahan ke daerah-daerah yang belum dijamah.

Sebut saja daerah tersebut adalah unexpected area di bumi.

Salah satu sasaran penjelajahan ialah di Hindia New Guinea atau Papua.

Tersebutlah nama Michael Clark Rockfeller, anak laki-laki dari jutawan Amerika Serikat (AS) Nelson Rockfeller yang ngebet pergi ke hutan Irian Barat.

Dikutip dari allthatsinteresting.com, memang Rockfeller muda ini gemar akan petualangan di alam liar.

Ini adalah keinginan untuk melakukan sesuatu yang penuh petualangan,” ujarnya.

Tujuan Rockfeller muda ini ingin menemui suku Asmat yang saat itu sama sekali belum dijamah oleh kehidupan luar.

Maka pada 17 November 1961 mulailah petualangan penuh teka-teki ini.

Bersama dengan seorang antropolog Belanda, Rene Wassing, Rockfeller menaiki sebuah perahu tradisional menyusuri sungai-sungai di belantara hutan papua.

Apes bagi mereka, pada 19 November 1961, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan hanyut di sungai.

Baca juga:   Viral Foto Pekerja di Pabrik Snack Kiloan Nyeker Hingga Injak Makanan yang Akan Dibungkus
Michael Rockfeller saat pertama kali berada di Irian Barat Mei 1960.
Michael Rockfeller saat pertama kali berada di Irian Barat Mei 1960.

Sampai di bantaran sungai hanya Rene Wassing yang selamat dan pemandu lokal mereka.

Sedangkan Rockfeller hilang entah kemana.

Raibnya Rockfeller muda ini bahkan menjadi headline berita di dunia.

Keluarganya di AS yang mendengar hilangnya Rockfeller berusaha melakukan operasi pencarian.

Namun mereka kesulitan mendapat akses lantaran di Irian Barat sedang ada operasi militer skala besar (Trikora) yang dilakukan Indonesia untuk merebut bumi Cenderawasih dari tangan Belanda.

Walaupun begitu, pencarian Michael Rockfeller tetap dilaksanakan.

Banyak spekulasi mengenai nasib Rockfeller dari ia mati dimakan buaya, tenggelam hingga yang paling heboh menjadi korban kanibalisme suku pedalaman Papua.

Usaha pencarian selama dua bulan akhirnya membuahkan hasil.

Tim menemukan sepotong kaki yang masih mengenakan sepatu.

Setelah diotopsi maka diidentifikasi itu adalah bagian tubuh dari jasad Micahel Rockfeller.

Tiga tahun setelahnya tepatnya 1964, secara hukum Michael Rockfeller dinyatakan mati.

Baca juga:   Waspadai Tabung Gas 3 Kg Palsu, Perhatikan Ciri-Cirinya

Sumber/ Intisari-online.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.