Orang Tua Terdakwa Penghinaan Jokowi Minta Sandiaga Bebaskan Anaknya

oleh -4 views
Sandiaga Uno

Jakarta, – Saidi, orang tua terdakwa kasus ujaran kebencian dan penghina atas Jokowi, Imran Kumis, mencurahkan hatinya pada Sandiaga Uno. Di hadapan Sandi, dia bercerita anaknya ditangkap lantaran mendukung Prabowo-Sandi.

Saya bapaknya Imran Sasmi, yang terkena undang-undang ITE, yang telah mendukung Bapak Prabowo-Sandi. Harapan kami semoga anak saya dibebaskan, karena besok akan sidang kedua,” ujarnya dalam pertemuan bersama Sandi di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Selasa, 9 April 2019.

Imran Kumis alias Imran Sasmi dijerat hukum lantaran mem-posting status di akun Facebook-nya berupa kalimat “Bodohnya orang Islam yang milih Jokowi! Dasar munafik!”

Imran dijerat pasal 45 a ayat (2) jonto pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Pasal tersebut berkaitan dengan ujaran kebencian.

Baca juga:   BREAKING NEWS. Pagi Ini, Bakal Calon Bupati/Wabup dan Walikota/Wawali Ikuti Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan di RSUP Kandou

Menanggapi kasusnya, Sandi berjanji jika terpilih nanti akan melakukan revisi terhadap UU ITE.

Undang-undang ITE ini dipakai untuk menjerat masyarakat yang kritis. Padahal demokrasi, masukan itu, kritik-kritik itu adalah vitamin. Prabowo-Sandi memiliki komitmen merevisi undang-undang ITE,” ungkap Sandi.

Komitmen merevisi UU ITE, kata Sandi, karena undang-undang tersebut terkesan tajam hanya pada oposisi, namun tumpul ke penguasa.

Sehingga pasal-pasal karet yang dipakai menjerat termasuk seperti kasus Imran tidak akan berlanjut, dan kami pastikan hukum Tegal seadil-adilnya, tidak pandang bulu, tidak tajam ke oposisi tapi tumpul ke penguasa,” bebernya.

Sumber/ Viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.