Edarkan Miras di Gorontalo, Gubernur: Tembak di Kaki

oleh -8 views
Upaya penyelundupan Miras jenis Cap Tikus yang berhasil digagalkan oleh Polsek Atinggola beberapa waktu lalu.

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie nampaknya begitu geram melihat banyaknya minuman keras (Miras) yang berasal dari daerah tetangga beredar di Gorontalo. Ia meminta agar para pengedar Miras dapat ditindak tegas, sehingga ada efek jera bagi pelaku.

Jika terjadi lagi pengedaran miras seperti ini, maka pelakunya wajib ditembak di kaki,” tegasnya pada saat berkunjung ke Atinggola, Gorontalo Utara, Senin (08/04/2019).

Ia mengaku telah membahas masalah miras dengan Kapolda, Wagub dan Kajati.

Kapolda memperlihatkan kepada kami foto foto peredaran miras dan kebetulan ditemukan di daerah perbatasan seperti Kecamatan Atinggola ini,” ungkap Rusli.

Dalam beberapa bulan terakhir, Polda Gorontalo maupun jajaran TNI berhasil menggagalkan penyelundupan miras jenis Cap Tikus yang masuk melalui di Atinggola, perbatasan antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara. Miras puluhan liter itu dikemas dalam plastik berukuran besar atau dalam jerigen.

Baca juga:   Pelaku Penganiayan Mantan Istri Dan Anak Kandung di Pemalang Masih Buron

Jadi diharapkan untuk semua masyarakat saya yang ada di daerah perbatasan, terlebih jajaran keamanan pak Kapolsek, pak Babinsa, tolong lebih diperketat lagi keamanannya,” tegas Rusli.

Sementara itu, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan tingkat konsumsi miras di Provinsi Gorontalo tertinggi ke empat secara nasional. Gorontalo yang dikenal sebagai Serambi Madinah, hanya kalah dari Sulawesi Utara, NTT dan Bali.

Kondisi itu membuat Gubernur Rusli semakin gerah. Hampir dalam setiap kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Rusli mengingatkan agar warga berhenti konsumsi miras dan mabuk-mabukan. Selain haram dan berbahaya bagi kesehatan, miras penyumbang terbesar angka kriminalitas di daerah.

Hampir 80 persen kasus kriminal di Gorontalo dipicu oleh miras. Jadi tolong berhenti konsumsi miras. Minuman ini haram dan tidak baik untuk kesehatan,” tegasnya.

Sumber/ Hargo.co.id

Baca juga:   Ancam Wewene Rekan Bisnis, Pemuda Taratara Tiga Diringkus TEKAB 35 Polres Tomohon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.