Dianggap Dapat Menggoyahkan Iman, Patung Putri Duyung ini Akhirnya Dikasih ‘Kemben’, Seniman: RIP Kebebasan Berekspresi!

oleh -38 views

Jakarta – Keputusan PT Pembangunan Jaya Ancol memberi kemben pada dada tiga patung Putri Duyung menuai polemik, lantaran dinilai menutup akses publik untuk menikmati sebuah seni.

Meski menimbulakan kontroversil, pihak Ancol sendiri berdalih jika keputusan menutup dada itu dilakukan karena keputusan internal dan terlebih lagi tujuan taman hiburan itu adalah sebagai tempat wisata yang memberikan kenyamanan pengunjung dengan konsep keluarga.

Di tempat terpisah, manajer komunikasi perusahaan PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari berdalih jika menutup kain pada bagian dada Putri Duyung itu tidak ada tekanan atau intervensi dari siapapun.

Ini benar-benar murni kesepakatan dari manajemen, dan memang tidak ada dorongan atau tekanan dari mana pun,” kata Rika Lestari, saat dihubungi Muhammad Irham untuk BBC News Indonesia, Selasa (26/03/2019).

35449fdbb92f3bc5607114cf0ad07df5-800x421

Salah satu patung putri duyung yang ditutup kain
Lebih lanjut menurut Rika, patung Putri Duyung yang berada di Ancol sebenarnya bukanlah patung baru, ketiga patung itu sudah berdiri sejak lama, namun diakui kebijakan memberi kemben patung Putri Duyung itu baru dilakukan belakangan ini.

Baca juga:   Peti Mati Penyanyi Populer Dibuka Paksa Para Fans Lalu Foto Mayatnya Disebar

Tetapi kami lagi-lagi, untuk kenyamanan. Dan ini proses kami untuk lebih baik lagi, ujarnya.

Saat ditanya apakah ada rencana memindahkan atau menghancurkan patung tersebut, pihaknya sejauh ini belum ada rencana kesitu, meski memberi kain ini memicu pro kontra di masyarakat.

Meski begitu, pihaknya mengklaim keputusan ‘menutup’ patung Putri Duyung tersebut tidak akan menurunkan kualitas layanan Ancol.

Dengan adanya ditutupi itu, tidak menurunkan pelayanan kami, tidak menurunkan fasilitas-fasilitas yang kami sajikan, katanya.

Sementara itu, meski penutupan ini menimbulkan polemik beberapa masyarakat, PT Pembangunan Jaya Ancol juga tengah mempersiapkan berbagai fasilitas tambahan demi memanjakan pengunjung, diantaranya Masjid Terapung, dan Kampung Nusa atau Dunia Kartun.

Seperti kayak Dufan sudah ada indoor play ground. Jadi, Dufan ini bukan hanya untuk remaja, tapi juga untuk anak-anak. Karena kami sangat paham pangsa pasar kita adalah family, tambah Rika.

Baca juga:   Namanya Hikam Hulwanullah, Pemuda Turunan Jawa-Minahasa Torehkan Prestasi Nasional Hingga Internasional

4b87e42d0a415df1dd5e87841c9b51ac-1024x533

Salah satu patung putri duyung yang ditutup kain
Komentar para seniman
Dilain pihak, seniman pun angkat bicara, salah satu pematung senior, Dolorosa Sinaga, menilai apa yang dilakukan Ancol memberi kemben pada patung Putri Duyung itu merupakan langkah mundur bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Bahwa mereka, menutup akses publik untuk melihat itu. Dan itu berarti sudah melakukan pelanggaran akses terhadap publik untuk menikmati keindahan dan mendapatkan interaksi pada karya seni, katanya kepada Muhammad Irham untuk BBC News Indonesia, Selasa (26/03/2019).

Dengan adanya karya seni, menurut Dolorosa, justru mengajarkan orang lain untuk menghormati perbedaan. Setiap seniman memiliki otoritas untuk membuat dan memberi pengetahuan kepada publik melalui karya.

Sumber/ Keepo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.