Terkena Sindrom Langka, Bayi Ini Lahir dengan Wajah Seperti Orang Tua Berusia 80 Tahun!

oleh -38 views
Bayi yang lahir dengan wajah yang tak biasa.

Aneh-Unik – Bagi calon ibu, kehadiran seorang bayi memang dinantikan.

Perjuangan mengandung selama 9 bulan akhirnya terbayar sudah.

Namun, hal yang berbeda dialami oleh seorang ibu asal Bangladesh, India.

Pasalnya, bayi yang dilahirkannya memiliki paras yang tak biasa.

Paras tak biasa yang dimiliki bayi tersebut membuat orang di sekitarnya terkejut sekaligus bersedih.

Dokter yang membantu proses persalinannya pun sempat tak percaya akan mendapati bayi yang seperti ini.

Melansir dari Intisari Online, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut terlahir dengan paras seperti orang yang berusia 80 tahun.

Kondisi langka ini dialami satu dari empat juta kelahiran dan disebut dengan sindrom progeria Hutchinson-Gilford.

Awalnya ditandai dengan perkembangan gen yang tidak lazim dan menyebabkan penuaan dalam waktu yang relatif cepat.

Gen abnormal ini membuat tubuh menghasilkan protein dengan jumlah berlebihan dan berperan memecah sel lebih cepat.

Baca juga:   Pegawai Ini Rela Wajahnya Direbus Sang Direktur Demi Menghibur Klien Perusahaan

Wajah bayi yang baru saja dilahirkan ini keriput dan sangat kasar.

Bagian punggung bayi yang ditumbuhi rambut lebat.
Bagian punggung bayi yang ditumbuhi rambut lebat.

Tak hanya itu, punggungnya juga dipenuhi dengan bulu yang sangat lebat.

Melihat kondisi bayinya tersebut, bagaimana dengan tanggapan orang tuanya?

Melansir dari elitereaders.com, beruntung kedua orang tua bayi ini merasakan suka cita ketika buah hatinya lahir ke dunia.

Mereka bahkan menjuluki buah hatinya anak ajaib.

Keduanya hanya bisa bersyukur pada Tuhan dan tidak bersedih dengan penampilan yang dimiliki oleh putranya.

Mereka akan tetap menerima putranya seperti apa adanya dirinya.

Namun, biasanya bayi yang lahir dengan sindrom langka ini sering kali tidak bisa menjalani hidup normal.

Hal tersebut disebabkan karena tubuh mereka terus menerus menua dengan cepat.

Mereka jarang bertahan hidup di luar usia 13 tahun.

Bahkan dalam banyak kasus, bayi dengan sindrom ini biasanya dikurung di dalam rumah untuk mencegah terkena bullying dari anak-anak lainnya.

Baca juga:   Ngeri, Usai Gorok Leher Ponakan, Tante ini Hisap Darahnya Sampai Habis

Sumber/ GridPop.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.