Tragis, Cinta Segitiga Brigadir Polisi dan Istri Pengusaha Tembakau, Tjiong Boen Siong Tewas Ditangan Pembunuh Bayaran

oleh -42 views
Brigpol Per dan istri korban Nurtaifa, inset foto korban Tjiong Boen Siong.

TEMANGGUNG – Cinta segitiga Brigpol Per, Nurtafia (26) dan pengusaha tembakau, Tjiong Boen Siong (64) berujung maut.

Nurtaifa dan Tjiong Boen Siong adalah pasangan suami istri. Tjiong Boen Siong berporfesi sebagai pengusaha tembakau dan pupuk yang tinggal di Jalan Kosasih Nomor 59 RT 1/RW 6 Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Temanggung, Jawa Tengah.

Sedangkan Brigpol Per adalah anggota Polsek Kranggan, Polres Temanggung, Jawa Tengah. Ia selingkuh dengan Nurtaifa selama dua tahun terakhir.

Saudara P bersama istri korban (Nurtafia) ini telah menjalin hubungan asmara sejak dua tahun,” kata Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Dwi Haryadi kepada awak media.

Pasangan selingkuh Brigpol Per dan Nurtaifa merencanakan pembunuhan Tjiong Boen Siong sebulan sebelum eksekusi.

Per dan Nurtaifa sepakat menghabisi Tjiong Boen Siong karena dianggap sebagai pengganggu hubungan mereka. Bahkan, kabarnya, keduanya berencana untuk menikah setelah menghabisi Tjiong Boen Siong.

Baca juga:   Info BMKG, Untuk Wilayah Jabodetabek Besok 6 April 2021

Per dan Nurtaifa menyewa pembunuh bayaran berinisial M dan Ake. Keduanya dibayar dengan menggunakan uang korban yang diambil oleh istrinya, Nurtafia senilai Rp20 juta.

M dan Ake kemudian menjalankan aksinya. Mereka berpura-pura menjadi pembeli pupuk cair untuk memancing korban keluar dari rumahnya.

Pelaku memesan pupuk cair dan minta diantar ke suatu tempat di jalan Bulu Parakan. Ketika korban datang ke tempat kejadian perkara (TKP) membawa pupuk pesanan, dia langsung dihabisi.

Mayat korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil, kemudian dibawa pergi dan dibuang ke perkebunan kopi di wilayah Desa Bandarejo Kecamatan Candiroto, Temanggung.

Dua hari setelah korban tak ada kabar, keluarganya melapor ke polisi. Adik korban melaporkan kehilangan kakaknya ke Kantor Polsek Parakan pada Kamis (14/3/2019).

Mendapat laporan, polisi langsung melakukan pencarian. Empat hari kemudian, polisi menemukan mobil pikap milik korban di wilayah perkebunan Teh Tambi di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Senin (18/3/2019).

Baca juga:   Trungkap! Fakta Janda Yang Perkosa Remaja Laki-laki, Remaja : "Si Janda Terlalu Kasar"

Penemuan mobil korban menjadi petunjuk bagi untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah melakukan olah TKP, kami padukan dengan hasil penyelidikan kami dari tim dan mulai mengerucut bahwa peristiwa itu ada keterlibatan ke dalam, yakni istri korban,” kata Dwi.

Karena data-data sudah kuat, petugas kepolisian melakukan penangkapan terhadap istri korban pada Selasa (19/3/2019) petang.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan akhirnya membenarkan menghabisi suaminya. Ia mengaku merencanakan pembunuhan itu dengan selingkuhannya, Brigpol Permadi.

Polisi telah menangkap 3 dari empat pelaku. Tiga pelaku yang ditangkap yakni Nurtafia, Brigpol Permadi, dan M. Sedangkan Ake masih buron.

Dwi yang didampingi Kasubbag Humas AKP Henny Widiyanti mengatakan, pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

Pasal yang kami terapkan adalah pasal 340 KUHP pidana, yaitu pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, maksimal 20 tahun dan penjara seumur hidup,” tegas Dwi.

Baca juga:   Banyak Utang ,Seorang Ibu Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri

Keterlibatan Brigpol Permadi sebagai otak pembunuh pengusaha tembakau di Temanggung membuat Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono berang.

Condro menegaskan Brigpol Permadi akan diberikan hukuman berat. Selain terancam pidana, dia juga akan dipecat sebagai anggota Polri.

Anggota kami (Brigpol Permadi), selain pidana umum ada juga hukuman kode etik, pecat,” tegas jenderal bintang dua tersebut, Jumat (22/3/2019) kemarin.

Sumber/ RIAUSKY.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.