(video) Aneh, Dari Telinga Anak Ini Keluar Kertas dan Ratusan Semut

oleh -10 views
Arif Azka, dari lobang telinganya keluar gulungan kertas putih dan ratusan semut.

ANEH DAN UNIK– kejadian aneh dan unik dialami oleh Arif Azka, seorang bocah laki-laki asal Majalengka. Dalam foto dan video yang beredar, dari lobang telinganya keluar potongan kertas dan ratusan semut. Hal ini sempat menghebohkan warganet yang melihat gambar dan tayangan videonya di media sosial yang dibagikan oleh akun Facebook AkaNg Usle Come Back pada 5 Maret 2019 lalu.

Pada foto dan video tersebut Bocah asal Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, tersebut hanya bisa pasrah saat gulungan kertas kecil berwarna putih dikeluarkan dari telinganya.

Bibi Arif, Yuliani, mengaku kondisi janggal tersebut dialami keponakannya selama dua minggu ini.

“Penyakit aneh yang dialami keponakan saya belum diketahui asal muasalnya. Baru terjadi sekitar dua minggu ini,” tutur Yuliani, Jumat (8/3/2019) seperti dikutip dari wowkeren.com.

Menurut Yuliani, ratusan semut dan potongan kertas terus keluar dari telinga Arif. Meski aktivitas sang keponakan masih normal, Arif juga sering menangis kesakitan lantaran kondisi tersebut.

Baca juga:   Pria India Dibunuh Dan Dimutilasi Teman Di Hari Pernikahan Akibat Bercanda

Lihat videonya dibawah ini

Screenshot_2019-03-10-10-01-51-711_com.google.android.youtube_crop_720x985-180x246“Orang tuanya membantu keluarkan semut dengan pinset kalau sedang kesakitan,” jelas Yuliani. “Aktivitas Arif normal bergaul dengan teman sebayanya.”

Yuliani juga mengaku bahwa keponakannya sempat berobat ke Poli THT RSUD Cideres Kadipaten, Kabupaten Majalengka. “Katanya menjalar mendekati otak. Kasihan keponakan saya,” aku Yuliani.

Menanggapi kondisi janggal yang dialami Arif, pemerintah setempat pun memberi perhatian. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Alimudin, mengungkap dirinya telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

“Saya juga akan mendalami informasi ini ke dokter THT, barangkali pernah mengobati pasien bernama Arif. Betul atau tidak penyakit ini, sebab secara nalar logika tidak masuk akal,” jelas Alimudin. “Jujur saja saya baru tahu sekarang dari wartawan, kalau ada penyakit terbilang langka. Belum bisa menanggapi banyak dulu ya sebelum saya tahu kronologis detailnya.”

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.