Kakek 73 Tahun ini Nekat Menggorok Lehernya Sendiri

oleh -3 views
Kornelis Engkom (73) ditemukan tergeletak di lantai lorong belakang rumahnya.

Ruteng, – Kornelis Engkom (73) warga Golo Purang, Desa Renda, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai, NTT nekat menggorok lehernya sendiri dengan menggunakan sebilah parang.

Aven Jabur salah seorang warga Golo Purang mengaku, insiden yang menimpa pria tua itu terjadi, Rabu (6/3/2019), sekitar pukul 16.00 Wita.

Menurut Aven, saat melancarkan aksinya istri korban Margareta Anum sedang istirahat siang.

Sedangkan dua anak laki-lakinya sedang di kebun untuk mencari kayu bakar.

Sepulang dari kebun, anak-anak korban meletakkan parang milik mereka di dapur.

Tanpa diketahui, ayah mereka diam-diam mengambil parang tersebut lalu menggorok lehernya sendiri.

Aven menambahkan, istri korban mendengar ada bunyi sesuatu di luar rumah. Ia pun lalu segera bangun.

Istri ke belakang rumah, dia melihat sang suami berdarahan tergeletak di lantai lorong belakang rumahnya,” terang Aven.

Saat itu, ia dan keluarga lain langsung meminta bantuan Balna Saputri salah seorang tim medis dari Pustu terdekat.

Baca juga:   Tidur Saat Pelajaran Agama, Siswa SMA Sumenep Diduga Tewas Dipukul Pakai Gayung Oleh Okum Guru

Balna Saputri, kata Aven, sesaat setelah memeriksa mengaku bahwa korban sudah sangat sekarat.

Tenggorokan telah terpotong. Hanya sisa urat-urat kecil saja yang bisa menyelamatkannya.

Tim medis dan keluarga kemudian memutuskan untuk segera merujuk korban ke RSUD dr Ben Mboi Ruteng sekitar pukul 17.20 Wita.

6fd9c51bfb900c83ddaad86f8efdc061-800x491

Pria 8 anak ini langsung dibawa ke dalam mobil yang sudah siap membawanya menuju Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.

Pas dalam mobil, korban pingsan. Akhirnya turun lagi dan kembali masuk ke dalam rumah,” ungkap Aven.

Sayangnya nasib tak memihak pada korban. Ia akhirnya menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 17.45 Wita.

Isak tangis keluarga pun mengiringi kematian pria tua yang dikabarkan sudah beberapa kali mempercepat kematiannya itu.

Pria tua ini sudah beberapa kali mencoba mempercepat kematiannya dengan meminum air accu dan obat racun semprot, namun istri dengan cepat menolongnya,” kata Aven.

Baca juga:   Ketua Komisi IX Optimis BKKBN Mampu Wujudkan Keluarga Indonesia Berkualitas

Menurut Aven, korban sudah cukup lama menderita stroke. Diduga ia pasrah dengan penderitaannya lalu melakukan berbagai cara untu mengakhiri hidup.

Hingga berita ini dirilis, belum berhasil mengonfirmasi pihak Polres Manggarai di balik insiden yang menimpa Kornelis Engkom tersebut.

Sumber/ Vox NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.