PDIP: Jokowi Punya Kredo Tanah untuk Rakyat

oleh -119 Dilihat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sertifikat tanah gratis kepada 2.000 warga.

Lampung,  – Sekretaris Jenderal PDIP  Hasto Kristiyanto menyatakan keberpihakan Joko Widodo  pada rakyat yang dibuktikan melalui kebijakan di bidang pertanahan. Menurutnya, Jokowi memegang kredo atau satu keyakinan bahwa tanah untuk rakyat.

Jokowi memilih untuk membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat elit yang diserahkan. Di masa lalu, kata Hasto, tanah hanya dibagi-bagi tanpa memberikan aspirasi rakyat.

Pak Jokowi memiliki kredo tanah untuk rakyat. Karena sertifikasi tanah itu menjadi kebijakan yang sangat mendasar dari Pak Jokowi,” ujar Hasto di Banjar Wiradharma, Lampung, Jumat (1/3).

Di sisi lain, Sekretaris TKN mengatakan Jokowi menilai Lampung memiliki potensi yang luar biasa. Hal itu dibuktikan lewat kontribusi kunjungan Jokowi ke Lampung untuk diberikan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, Jokowi meyakinkan ini tanpa infrastruktur, Lampung tidak akan maju.

Pak Jokowi melihat bagaimana kita bisa maju jika infrastruktur, tata wilayah dan kacau balau karena masa lalu, di masa lalu mertuanya Pak Prabowo (Subianto) itu tanah dibagi-bagi dilihat-enaknya,” ujar Hasto.

Untuk mewujudkan pembangunan, Hasto tidak mengelak. Namun, ia meyakini hoaks dan fitnah membuktikan ketidaksiapan program berkompetisi dan beradu.

Mereka menebar hoak dan fitnah itu membuktikan kebijakan politik itu ambisi. Hoak dan fitnah membuktikan mereka tidak siap,” katanya.

Hasto menambahkan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf merupakan kepemimpinan yang menyatukan dan memastikan seluruh umat beragama dapat hidup berdampingan dengan damai tanpa ada yang mengkafirkan satu sama lain.

Kehidupan yang diwarnai oleh nilai-nilai budaya kita. Karena itu semua agama di Indonesia bisa hidup berdampingan, semua kepercayaan bisa diberikan bersama-sama,” katanya.

Hasto juga menyebut Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai pemimpin yang baik. Menurutnya, tidak pernah memiliki tradisi kekerasan di masa lalu.

Pak Jokowi baik, kepribadiannya baik. Demikian pula Kiai Haji Ma’ruf Amin. Karena tidak memiliki tradisi memperebutkan masa lalu, tidak pernah ada meja gebrak, tidak pernah melempar handphone, tidak pernah berhubungan dengan penghormatan hak asasi manusia,” ujar Hasto .

Hasto mengatakan pemimpin harus dipilih dari kepribadiannya. Sebab, dia menyebut kepribadian seorang pemimpin akan sangat menentukan nasib bangsa ke depan.

Dia menyadari tidak ada pemimpin yang sempurna. Akan tetapi Jokowi memiliki tekad untuk bekerja keras demi kepentingan rakyat.

Sumber/ CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.