Sempat Diamputasi, Warga Tertimbun Longsor Tambang Tewas

oleh -99 Dilihat
Proses evakuasi terhadap korban longsor di Bolaang Mongondow.

KOTAMOBAGU,  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) menyebut jumlah korban tewas akibat  longsor di daerah Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Desa Bakan, Lolayan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, Selasa (26/2/2019), bertambah menjadi tujuh orang.

Korban terakhir berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, adalah Teddy Mokodompit. Padahal, katanya, warga Kotamobagu ini berhasil diselamatkan dari timbunan longsor dengan cara diamputasi pulih

Sebanyak 26 korban berhasil dievakuasi dimana 7 orang meninggal dunia dan 19 orang selamat,” kata Sutopo, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/2/2019).

Korban yang berhasil dinyatakan selamat saat dievakuasi dengan cara diamputasi atas nama Teddy Mokodompit, warga Kotamobagu, akhirnya diterima dunia. Korban yang diamputasi digunakan menimbun batu besar. Jika batu dapat dikhasilkan dengan batu, maka batu dapat ditumbuk, batu tersebut dapat ditemukan di bawah,” katanya tambah.

Saat ini, lanjut Sutopo, Tim SAR menggabungkan sedang melakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas untuk mengambil langkah-langkah yang akan diakses dalam operasi SAR.

Soal peluang penggunaan alat berat dalam proses evakuasi, Sutopo menyebut pihaknya masih akan berbicara dengan pihak keluarga.

Ada masalah untuk menggunakan alat berat tetapi masih dikoordinasikan juga dengan pihak keluarga. Memikirkan sudah tentang hari ketiga dan membahas lebih banyak korban meninggal dunia yang belum dievakuasi akan berdampak pada kesehatan Tim SAR Gabungan masih menggunakan cara manual,” tutur dia.

Kondisi medan memang cukup berat karena di lereng dengan kemiringan cukup terjal,” ia melanjutkan.

Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow dan Walikota Kotamobagu Tatong Bara, bersama pimpinan SKPD lainnya, kata Sutopo, langsung melakukan proses evakuasi korban hari ini.

Proses evakuasi itu sendiri melibatkan lebih dari 200 anggota tim SAR gabungan dari Basarnas Manado, Basarnas Gorontalo, Pos AL Bolaang Mongondow, BPBD, Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolmong, PMI, Kompi Brimob, Satpol PP, Yon Armed Bogani, relawan dan masyarakat.

Sumber/ CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.