Terungkap, Pernah Kecanduan Narkoba, Ternyata Aurel dan Azriel Sempat Tahu Ibunya Krisdayanti Pakai Shabu

oleh -156 Dilihat
Keluarga Anang dan Krisdayanti.

SERBA-SERBI – Beberapa tahun lalu Krisdayanti sempat membuat pengakuan mengejutkan yang hampir saja membuat karirnya tenggelam.

Krisdayanti menceritakan masa kelamnya melalui buku Catatan Krisdayanti My Life, My Secret, terbitan Gramedia.

Dalam buku tersebut Krisdayanti menguak kisahnya menjadi diva di atas panggung tapi seorang pecandu narkoba di balik kamera.

Krisdayanti pernah kecanduan narkoba jenis shabu ketika sudah menjadi istri Anang Hermansyah dan memiliki dua anak, Aurel dan Azriel.

Berawal dari Anang Hermansyah mendapati istrinya, Krisayanti menghisap narkoba jenis shabu di kamar tidur.

Krisdayanti sudah menghisap nikmatnya narkoba sejak 11 tahun lalu kala hatinya merasa hampa.

Padahal karir KD sedang melejit dan ia terus mencapai popularitas di tengah mengonsumsi narkoba.

KD menghabiskan waktu dengan miliknya sendiri yang masih memiliki karir yang cemerlang dan ia terus menghisap shabu .

Kelakuan Krisdayanti yang suka menghisap narkoba itu pun sempat mendapat teguran dari manajernya, Shelby.

Aku tak bisa menghentikan shabu ! Sia-sia saja aku harus memulihkan dengan segera, karena sakauw telah meracuniku setiap hari, setiap detik,” kata Krisdayanti.

Namun, teguran dan kondisinya yang semakin menurun membuat KD berhenti dari narkoba.

Ia berbalik semakin brutal dengan memesan dan membawa narkoba ke rumah.

Krisdayanti sering membeli narkoba langsung ke bandar untuk menghisapnya di rumah.

Bandar dan obat-obatan adalah menjadi satu-satunya pilihan Krisdayanti daripada harus mengunjungi teman-teman.

Itu (memesan shabu untuk bandar) lebih baik daripada aku menelepon teman-teman pemakai. Tentu saja aku memanggil bandar jika Anang tidak ada di rumah,” ungkapnya.

Bahkan KD pun bersembunyi-sembunyi setiap kali transaksi narkoba di Rumah Agar tak seorang pun melihat ulahnya.

Sampai suatu tempat Anang Hermansyah mendapati KD mengonsumsi narkoba karena ada sisa puntung rokok sang bandar di meja ruang ganti.

Kala itu KD tidak memperhatikan putung rokok sang bandar karena sudah terbuai dengan nikmatnya shabu .

Asbak di meja penuh dengan puntung rokok. Pikiranku terarah bebas pada shabu yang siap kunikmati. Mataku luput dari pemandangan puntung rokok di asbak,” katanya.

Akhirnya, Anang pun menjadi curiga dan mengetahui ulah Krisdayanti di rumah selama ini.

Setiap kali orang di rumah menggelengkan kepala, Anang tak langusng Percaya.

Ia sangat terkejut membuka kamar didapati Yanti sedang menikmati shabu .

Anang menjerit histeris. Anang memelukku. Ia syok. Entah berapa lama ia menangis. Aku hanya meringkuk takut dan merasa bingung di tempat tidur. Aku menangis,” ujar KD.

Selanjutnya terjadi melodrama sepanjang malam. “Malam itu kami tak bisa melepaskan pelukan dan terus menangis,” kenang Yanti. Anang juga menceritakan ke ibu Yanti dan Yuni Shara (kakak kandung KD) tentang aib itu.

Setelah menenangkan diri beberapa hari, Anang akhirnya membawa Yanti ke pondok pesantren di Jember, tempat dulu ia pernah menjadi santri.

Krisdayanti pernah mengisahkan ini dalam sebuah talkshow di SCTV pada 1 Agustus 2009 lalu.

Ia menceritakan bagaimana pondok pesantren membuatnya pulih dan terlepas dari narkoba.

Krisdayanti dibawa ke alam bebas, tidur di atas bebatuan sambil dibacakan banyak doa serta ayat-ayat suci.

Saat itu KD juga sudah bertekad untuk lepas dari narkoba yang selama ini terasa sangat sulit dilakukannya sendiri.

Suami saya bawa saya ke pesantren, saya didetox di alam terbuka, tidur di alas batu, saya dimandikan sambil dibacakan ayat-ayat suci. Saat itu saya sangat ingin pulih, niatnya kuat dan anak saya yang ingin saya pertanggungjawabkan akan itu,” kenang Krisdayanti.

Salah satu alasan kuat KD ingin sembuh dari narkoba dan menceritakan masa lalu kelamnya dalam sebuah buku karena dua anak tercintanya.
“Sekarang di usia mereka saat ini, akhirnya saya punya kesempatan baik untuk menjawab pertanyaan anak-anak saya

Akhirnya ia bisa menjawab semua pertanyaan anak-anak yang sudah dikompilasi sudah diselesaikan dan menjawabnya dalam buku.

KD sengaja menerbitkan kisah kelamnya sebagai pecandu narkoba untuk dibagikan kepada publik.

Karena itu dia memiliki prinsip semua orang berhak memperbaiki diri sendiri dari sesuatu yang buruk karena tak akan selamanya menjadi buruk.

Nggak ada yang nggak bisa diperbaiki,” tuturnya.

Krisdayanti mengambil keputusan untuk memakai narkoba karena merasa kekosongan hati di tengah popularitasnya.

KD senang ingin mencoba semuanya, tetapi ia juga takut harus kembali ke kehidupannya sebelum terkenal.

Betul, (sampai disetujui narkoba) ya disetujui di mana orang berpijak, ujungnya semakin ketat. Saya nyaman, saya senang saya harus puas yang saya suka pengen udah. Saya pengen tutup itu dengan apa saja yang bisa cuman sesaat aja,” katanya dalam sebuah talkshow di TV One tahun 2015.

Sumber/ Nakita.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.