Theo: Jangan Karena Belas Kasihan, Cabor Yang Lolos PON 2020 Harus Berprestasi Bagi Sulut

oleh -72 Dilihat
Kolonel Inf Theo Kawatu (kedua kiri) memantau latihan para atlet pencak silat Sulut yang diasuh Coach Ventje Enco Simbar beberapa waktu lalu.
MANADO-Sejumlah cabang olahraga diyakini oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Utara, bakal meraih prestasi ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Tahun 2020 di Papua.
Hal itu diungkapkan Ketua Harian KONI Sulut Kolonel Inf Theo Kawatu, usai rapat persiapan pelaksanaan tes kesehatan dan fisik untuk atlet Pra PON 2019, Sabtu (9/2/2019) pagi.
Menggapai itu, Theo menekankan supaya setiap pengurus Cabor dapat mengikuti program yang sudah diagendakan Tim Kerja Persiapan Pra PON Tahun 2019 Cabor Anggota KONI Sulut.
Theo yang juga mantan atlet Sulut ini, meyakini, Cabor yang akan lolos ke PON 2020 adalah Cabor yang dapat memberikan medali dan peringkat terbaik bagi Sulawesi Utara.
“Bukan lolos karena penghargaan atau belas kasihan,” tegas Theo.
Rapat persiapan pelaksanaan tes kesehatan dan fisik bagi para atlet, Sabtu (9/2/2019) di Sekretariat KONI Sulut.
Rapat persiapan pelaksanaan tes kesehatan dan fisik bagi para atlet, Sabtu (9/2/2019) di Sekretariat KONI Sulut.
Supaya prestasi lebih baik dari ajang PON sebelumnya, kata Theo, para pengurus maupun para atlet harus lebih militansi dengan Cabor masing-masing.
“Harus siap latihan, siap mental, dan siap bertanding,” sebut Theo yang pernah tampil pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior di Seoul, Korea Selatan, PON, maupun Sea Games Singapura tersebut.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Persiapan Pra PON Tahun 2019 Cabor Anggota KONI Sulut dr Joy AM Rattu MS PhD AIFO menambahkan, tes kesehatan dan fisik bagi para atlet siap digelar pada Kamis-Sabtu (14-16/2/2019).
“Sebanyak 278 atlet dari 21 Cabor akan ikut pada tes yang akan dilaksanakan di Kawasan KONI Sario Manado,” pungkasnya.
(*/redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.