22 Warga Nyaris Terjebak Lahar Panas Saat Erupsi Gunung Karangetang

oleh -239 Dilihat
Erupsi Gunung Karangetang.

SITARO– Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara erupsi. Gunung Karangetang mengeluarkan lahar panas. Saat lahar panas mendekati Kampung Batubulan, Siua Barat Utara, dilaporkan ada sekira 22 warga Kampung yang nyaris terjebak.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sitaro, Bob Wuaten mengataka, tindakan evakuasi segera dilakukan.

Beruntung warga cepat dievakuasi. Lahar panas gunung sangat cepat turun mendekati pemukiman warga,” katanya.

Lanjut dijelaskannya, peristiwa itu terjadi Sabtu 2 Februari 2019 siang, pukul 14.00 WITA.

Ke 22 warga itu dievakuasi dari Kampung Batubulan ke Kampung Kawahang, yang berdekatan jaraknya, total ada enam kepala keluarga, dengan rincian laki- laki delapan orang, perempuan 10 orang, anak-anak empat orang. Total 22 jiwa diungsikan,” jelas Wuaten.

Menurutnya, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, hingga saat ini masih terus melakukan pendataan ulang. Sebab, sebagian warga yang dievakuasi justru menempati rumah saudaranya yang di Kampung Kawahang.

Semua warga tersebut dievakuasi, karena tempat tinggal mereka dekat dengan Kali Marebuhe dan Kali Batuare yang dilewati lahar,” ujar Bob.

Untu itu dirinya pun mengimbau agar warga sekitar yang pemukimannya dekat dengan area gunung, diharapkan menghentikan aktivitas pekerjaan. Begitupun wisatawan, juga dilarang melakukan pendakian.

Dilaporkan sementara, akses jalan antara Lindongan (lingkungan) I dan Lindongan II Kampung Batubulan yang dilewati lava panas ditutup sementara. Warga diimbau lebih waspada saat malam hari, apabila terjadi guguran lahar atau awan panas susulan.

Saat ini, guguran lava panas Gunung Karangetang sementara berlangsung. Untuk sementara, belum ada korban jiwa dan evakuasi berjalan aman,” kata petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang, Didi Wahyudi.

Didi mengatakan, erupsi Gunung Karangetang mengeluarkan guguran batu lava panas, yang melewati jalur Kali Marebuhe dan Kali Batuare di Kampung Batubulan, Kecamatan Siau Barat Utara.

Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III, namun asap kawah tidak teramati. Sementara itu, bau belerang tercium sampai ke pos PGA. Visual dari Kampung Batubulan, teramati ujung guguran/leleran ke arah kali Malebuhe, 2.500 meter dari puncak Kawah 2.

Gunung Karangetang berstatus siaga level III. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.25 mm (milimeter), dominan 0.25 mm,” ujar Didi.

Sumber/VIVA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.