Profesionalisme Perawat Jamin Kualitas Sistem Rujukan dan Penanganan Kegawatdaruratan

oleh -192 Dilihat
Ketua Panitia dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes dan jajaran panitia bersama pemateri seminar nasional keperawatan di panggung utama Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
MANADO-Panitia HUT ke-24 RSUP Kandou menggelar seminar nasional keperawatan, di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (2/2/2019).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat RSUP Prof Kandou tersebut, menghadirkan 10 narasumber dari pusat dan daerah.
Menurut Ketua Panitia dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes, kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan profesionalisme perawat dalam upaya peningkatan kualtas asuhan keperawatan gawat darurat di provinsi ini.
Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes membuka kegiatan seminar.
Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes membuka kegiatan seminar.
“Asuhan Keperawatan Gawat Darurat menjadi topik menarik yang kami angkat untuk menyelaraskan dan mengolaborasikan sistem rujukan antar pulau,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kandou.
Sekretaris Panitia yang juga Kepala Bidang Keperawatan RSUP Kandou, Ns Suwandi Luneto SKep MKes menambahkan, seminar akan dibagi 3 sesi.
Para narasumber yaitu Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dr Muhammad Budi Hidayat MKes tentang ‘Sistem Rujukan dan Penanganan Pelayanan Kegawatdaruratan’.
Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie KR Kalalo MSc PH dengan topik ‘Upaya pencegahan DBD di Sulawesi Utara’.
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kandou dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes mengenai ‘Peran Perawat Dalam Peningkatan Pelayanan Kegawatdaruratan’.
Sekretaris Panitia Ns Suwandi Luneto SKep MKes membacakan laporan pelaksanaan seminar.
Sekretaris Panitia Ns Suwandi Luneto SKep MKes membacakan laporan pelaksanaan seminar.
‘Manajemen Pengelolaan Syok Hipovolemik dan Peran Perawat Dalam Penanganan DSS’ oleh dr Jose Mandey SpA dan Ketua Ikatan Perawat Anak Indonesia (IPANI) Sulut Ns Abram Babakal SKep.
Selanjutnya, Ns Adeleida Kaawoan SKep MKep SpKMB dengan topik ‘Manajemen Tata Laksana Terapi Listrik/AED dan Asuhan Keperawatan pada Aritmia’.
Ns Deby Tangkabiringan SKep MKep mengenai ‘Penilaian Score SOFA dan Q-SOFA sebagai Skrining Awal Kejadian Syok Sepsis’.
Topik ‘Radiologi dan Onkologi’ oleh Kepala Instalasi Radioterapi RSUP Prof Kandou dr Enrico Napitupulu Sp.Onk Rad.
Kemudian, Ketua Perhimpunan Perawat Onkologi Indonesia dr Kemala Rita W SKp Sp.Kep.Onk ETN MARS mengenai ‘Deteksi Dini Kanker oleh Perawat dan Masyarakat Umum’, dan Ns Sakbiyan SKep terkait ‘Peran Perawat dalam Pelayanan Onkologi’.
Para peserta seminar yang berjumlah lebih dari 700 orang.
Para peserta seminar yang berjumlah lebih dari 700 orang.
“Peserta seminar terdiri dari perawat Puskesmas dan RS, insan kesehatan, dosen juga mahasiswa ilmu keperawatan dari institusi negeri maupun swasta,” pungkas Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPW PPNI Sulut ini.
(*/redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.