Prajurit Kodam Ikut Tanggulangi Bencana di Manado

oleh -245 Dilihat
Perahu karet milik Denzipur 4/YKN difungsikan mengevakuasi warga pada Jumat (1/2/2019).
MANADO-Cuaca ekstrim melanda sebagian besar wilayah Sulawesi Utara sejak Jumat (1/2/2019) dengan curah hujan lebat.
Khusus di Kota Manado, banjir dan tanah longsor menimpa sebagian besar wilayah di ibukota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.
Bahkan, banyak masyarakat terjebak dan berusaha menyelamatkan diri di atap rumah maupun cabang pohon. Imbas semakin tingginya genangan air.
Upaya penyelamatan juga dilakukan oleh prajurit TNI dari sejumlah satuan. Mereka turut mengevakuasi warga ke lokasi aman. Begitupula korban meninggal dunia untuk dibawa ke fasilitas kesehatan maupun ke rumah duka.
Di lokasi yang terkena longsor, prajurit TNI ikut serta membuka akses yang tertutup material. Termasuk membersihkan potongan pohon yang tumbang.
Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Mohammad Jaelani menuturkan, upaya penyelamatan oleh Kodam XIII/Merdeka dimulai pukul 14.45 Wita.
Lanjutnya, kehadiran anggota Denzipur juga langsung action memberi pertolongan menggunakan perahu karet.
Mereka mengevakuasi 18 warga yang terkena banjir di Kelurahan Singkil Dua Lingkungan 5. Tepatnya di kompleks Kebun Kopi.
“Yang ditolong di antaranya 6 perempuan dewasa, 3 orang perempuan Lansia, 2 laki-laki Lansia, 1 ibu hamil, 2 bayi dan 4 anak,” jelasnya, sembari menambahkan, prajurit di satuan tetitorial juga bahu-membahu menangani bencana di Kota Manado.

 

AKSI PRAJURIT KODAM XIII/MERDEKA SAAT MEMBERIKAN PERTOLONGAN BAGI KORBAN BENCANA:

IMG-20190202-WA0076

IMG-20190202-WA0055

IMG-20190202-WA0045

IMG-20190202-WA0074

(*/redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.