Tenaga Nusantara Sehat Enjoy Mengabdi di Kabupaten Sangihe

oleh -128 Dilihat
Kabid Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Dalam Negeri Pusrengun SDMK Kemenkes dr Mawary Edy MEpid (kanan) bersama tenaga NS di Puskesmas Tona, Tahuna Timur.
TAHUNA-Tenaga Nusantara Sehat yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sangihe mengaku enjoy selama menjalankan pengabdian di kabupaten bermoto Somahe Kai Kehage tersebut.
Walau ada keterbatasan fasilitas kebutuhan hidup sehari-hari seperti minim ketersediaan air, listrik tidak 24 jam, maupun tidak ada jaringan internet dan televisi, namun mereka menjalankan penugasan khusus ini dengan penuh semangat.
Seperti diungkapkan Bidan Grace Aritonang, sikap masyarakat yang welcome dan penuh solidaritas dengan kehadiran tenaga Nusantara Sehat, juga suasana alam yang menyenangkan, membuat mereka begitu nyaman berada di daerah kepulauan ini.
Lain halnya diungkapkan apoteker asal Toraja yang bertugas di Puskesmas Tona di Tahuna Timur. Menurutnya, selain gaji yang lumayan nilainya, ikut program Nusantara Sehat di Kabupaten Kepulauan Sangihe juga banyak mendapat pengalaman berharga.
drg Idham yang mendapat penugasan khusus di Puskesmas Marore.
drg Idham yang mendapat penugasan khusus di Puskesmas Marore.
Sementara itu, bertugas di Puskesmas Marore, drg Idham mengakui adanya peningkatan kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan tersebut untuk memeriksakan diri.
“Semenjak kami (Nusantara Sehat, red) masuk, kunjungan ke Puskesmas meningkat drastis di kisaran 80-90 persen,” sebut satu-satunya dokter gigi di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina tersebut yang mencakup sekira 1.600 jiwa.
Tim Ekspedisi Nusantara Sehat berdiskusi dengan tenaga NS di Puskesmas Kahakitang di Kecamatan Tatoareng.
Tim Ekspedisi Nusantara Sehat berdiskusi dengan tenaga NS di Puskesmas Kahakitang di Kecamatan Tatoareng.
Keadaan itu tentunya disyukuri Pemkab setempat. Kepala Dinas Kesehatan Sangihe dr Jopy Thungari menuturkan, sebanyak 12 tenaga Nusantara Sehat yang bertugas di kabupaten ini telah memberi warna dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami berharap, program Nusantara Sehat tidak putus. Sehingga jika tenaga yang ada saat ini telah menuntaskan masa 2 tahun penugasan khusus, segera ada pengganti oleh tenaga yang baru,” kata Tunghari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.