dr Debie Kalalo: Tahun 2019 Seluruh RS dan Puskesmas di Sulut Terakreditasi

oleh
Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH (kanan) menyerahkan hadiah kepada pemenang kuis di sela puncak peringatan HKN ke-54, Senin (3/12/2018), di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

MANADO — Fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara diupayakan terakreditasi seluruhnya pada 2019. Ini sesuai amanat UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 tentang akreditasi Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH mengatakan, saat ini dari 49 rumah sakit yang sudah terakreditasi sebanyak 25 RS. Sedangkan dari 193 Puskesmas, yang telah terakreditasi sebanyak 112 Puskesmas.

Diutarakan Kalalo, akreditasi RS dan Puskesmas wajib dilaksanakan secara terus-menerus untuk mempertahankan standar mutu. Juga pengakuan yang diberikan Kementerian Kesehatan lewat Badan atau Komisi Akreditasi terhadap Faskes yang dianggap telah memenuhi standar mutu pada manajemen dan layanannya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bambang Wibowo menyebut bahwa pada 2019, hanya rumah sakit yang telah terakreditasi saja yang bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Baca juga:   Gratis 3 Bulan, Dokter-dokter RSUP Kandou Layani Konsultasi Pasien via Aplikasi TelmeK

Dengan semakin banyaknya rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, diharapkan target 95% penduduk Indonesia yang mendapat akses kesehatan menyeluruh pada tahun depan dapat tercapai.

Proses akreditasi, kata Bambang, membuat manajemen sumber daya manusia, dan fasilitas yang dimiliki berkualitas baik. “Dengan kualitas yang baik, keamanan pasien di Faskes itu pun terjamin,” tandasnya.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *