Terima Kunker Dirjen Keimigrasian Kemekumham RI, Ini Yang Dikatakan Bupati Minsel Tetty Paruntu

oleh
Bupati Minsel Tetty Paruntu saat berbincang dengan Dirjen KeimigrasianKemenkumham Ronny Sompie.

MINSEL – Bupati Minahasa Selatan, DR.Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, bersama beberapa kepala SKPD, menerima kunjungan kerja dari Dirjen Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia, Irjen.Pol Drs Ronni F Sompie, bertempat di ruangan Bupati Minahasa Selatan Lantai II, Kantor Bupati Minsel, pada Senin, (03/12/ 2018)

Dalam pertemuan ini, turut dibahas mengenai rencana pembangunan kantor Publik Service keimigrasian, dihadiri oleh Kejari Minahasa Selatan I Wayan Eka Miartha, SH bersama Perwira Penghubung (Pabung) 1302 Minahasa Jemmy Lotulung, membicarakan berbagai hal terkait keimigrasian di Minahasa Selatan (Minsel)

Foto bersama Bupati Minsel Tetty Paruntu dengan rombingan dari Dirjen Keimigrasian Kemenkumham RI.
Foto bersama Bupati Minsel Tetty Paruntu dengan rombingan dari Dirjen Keimigrasian Kemenkumham RI.

Dalam kesempatan itu Bupati Tetty Paruntu menyampaikan kepada Dirjen Keimigrasian Ronni Sompie, untuk dapat membuka kantor keimigrasian di Minahasa Selatan, untuk merespon keperluan masyarakat dalam pelayanan Public Service dibidang keimigrasian.

“Saya menyampaikan kepada pak Dirjen Ronni Sompie, agar di Minahasa Selatan dapat dibuka Kantor Keimigrasian, guna menjawab kebutuhan masyarakat, dalam pelayanan Public Service dibidang Keimigrasian, dan respon dari Pihak Kementerian sangat positif, nantinya akan diawali dengan pembukaan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Minsel,” kata Bupati CEP

Baca juga:   Perketat Penjagaan, Staf Bupati Tak Diijinkan Masuk Minsel, CEP: Keluarga Saya, Staf, Teman, Harus Ikut Protokol Kesehatan

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Ronny Sompie Mengatakan bahwa semua yang diminta oleh Pemkab Minahasa Selatan melalui Ibu Bupati Tetty Paruntu, kami akan berusaha mewujudkanya, diantaranya kantor keimigrasian yang boleh dibangun di Kabupaten Minahasa Selatan agar supaya pelayanan pengurusan masalah imigrasi lebih dekat kepada masyarakat yang ada.

( Andy Runtunuwu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *