Cegah Wabah DBD, Dinkes Sulut Galakkan PSN di Dumoga Timur

oleh
Siswa SD dan sejumlah guru di Mogoyunggung menerima brosur cara mencegah DBD oleh Dinkes Sulut.
BOLMONG-Cara tepat mencegah demam berdarah dengue (DBD) disosialisasikan Dinas Kesehatan Sulawesi Utara di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Tim yang dipimpin Sjenni Wuwung tersebut memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat dan anak-anak sekolah dasar (SD) di Desa Mogoyunggung, Kecamatan Dumoga Timur.
Dalam materinya, Wuwung menjelaskan bahwa untuk menekan jumlah penderita dan kematian akibat DBD, Dinkes Sulut terus menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Karena cara tersebut merupakan upaya paling efektif dalam menekan kasus DBD.
PSN dilakukan dengan 3 langkah. Pertama, menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
Kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya.
Ketiga, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular
DBD.
Selain itu, perlu juga melakukan segala bentuk kegiatan pencegahan lain seperti menaburkan atau meneteskan larvasida (abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, dan
menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.
Fogging yang dilakukan di sejumlah rumah warga.
Fogging yang dilakukan di sejumlah rumah warga.
Usai penyuluhan, tim melakukan fogging di sejumlah titik bekerja sama dengan Dinkes Bolmong, Puskesmas Imandi, juga aparat Desa Mogoyunggung.
Sementara itu, Sangadi Desa Mogoyunggung Feri Kawung menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan penyuluhan dan fogging akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Desa Mogoyunggung, supaya bisa terhindar dari wabah penyakit Demam Berdarah,” tandas Kawung.(*)
Baca juga:   Dinkes Sulut Siagakan Posko Kesehatan Hadapi Arus Balik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *