Gaghana Sebut Doa Masyarakat Sangihe, Topang Realisasi Pinjaman Rp 170 M

oleh
Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME ketika melalukan penandatanganan kesepatakan bersama pencairan pinjaman daerah Rp 170 M dengan pihak Bank Sulut dan Pimpinan DPRD Sangihe.

TAHUNA-Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME menyatakan berkat doa dan dukungan masyarakat Sangihe, akhirnya dana pinjaman Rp 170 Milyar terealisasi dan dicairkan Bank Sulut-Go. Dimana Rabu (21/11/2018) telah dilakukan penandatanganan persetujuan pinjaman Rp 170 M oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sangihe dan Pimpinan Bank Sulut-Go di Kantor Bank Sulut-Go Manado.
Gaghana menyatakan perlu dipahami yang dilontarkan beberapa oknum mengenai dana pinjaman tersebut melanggar perundang-undangan itu merupakan suatu hal yang subjektif sebab jika melanggar undang-undang otomatis Kemendagri dan Kemenkeu tidak menyetujuinya atau merekomendasinya sebab kedua kementerian tersebut memahami akan undang-undang dan takut jika ada sanksi pidana atau tindakan yang merugikan negara.
Sehingga meski sempat tertunda dan dilakukan demonstrasi masyarakat karena terhambatnya persetujuan DPRD atas dana pinjaman Rp 170 M, akhirnya dana tersebut bisa dicairkan dan ditandatangani.

Baca juga:   PLN Tahuna Bergegas Perbaiki Kerusakan Jaringan

“Ucapan terima kasih juga kepada pihak legislatif yang sudah besinergi dan bekerja keras dengan kami pihak eksekutif sehingga dana tersebut bisa dicairkan. Semoga sikap kebersamaan membangun Sangihe akan terus terjalin dan mampu membawa bumi Tampunganglawo menjadi Kabupaten perbatasan yang maju dengan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya,” jelas Gaghana.

Sementara itu Ketua DPRD Sangihe Benhur Takasihaeng mengatakan dana tersebut sangat dibutuhkan Kabupaten Kepulauan Sangihe sesuai harapan masyarakat.

” Jadi kami sebagai wakil rakyat wajib memperjuangkannya. Semoga dengan cairnya dana ini sejumlah pembangunan yang tertunda dapat terwujud sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Sangihe dapat menikmatinya. Dan tak hanya sampai sebatas pencairan tapi doa dan dukungan masyarakat ke pihak eksekutif dan legislatif dalam mensukseskan program yang telah ditetapkan”, singkat Takasihaeng.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *