Ini Pesan Terbuka Habib Rizieq untuk Jokowi Jelang Pilpres 2019

oleh
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.(foto: ANTARA foto)

SulutAktual — Jelang Pilpres 2019, Presiden Joko Widodo mendapat pesan dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Dalam pesannya, Habib Rizieq Shihab juga mengungkit dua kasus di Indonesia yang hingga kini dianggap kasus hukumnya belum selesai.

Habib Rizieq Shihab menyampaikan pesan kepada Jokowi di video unggahan akun Youtube FRONT TV. Video yang diunggah pada Jumat (9/11/2018) itu berisikan penjelasan Habib Rizieq soal kasus bendera yang menderanya.

Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa bendera yang ada di belakang rumahnya itu merupakan poster. Poster bertuliskan kalimat tauhid itu ditempel lalu difoto oleh orang lain.

Habib Rizieq Shihab bahkan berujar bahwa dirinya tak sempat melihat poster tersebut karena sudah keburu dicopot pihak keamanan Arab Saudi.

Setelah menjelaskan kronologi penangkapan oleh pihak keamanan Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab lantas mengucap pesan untuk Presiden Jokowi.

Habib Rizieq Shihab meminta Jokowi memperhatikan aparat dan anak buahnya, baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri.

Baca juga:   Seskab Terima Kunjungan Olly, Segera Laporkan ke Jokowi Terkait Kesiapan Harganas di Sulut

“Kepada Presiden Jokowi, saya dari kota suci Mekkah mengingatkan kepada anda untuk memeperhatikan betul aparat-aparat anda atau pejabat yang ada di bawah anda, baik yang ada di dalam maupun luar negeri,” kata Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq Shihab mengatakan agar Jokowi tak membiarkan keadilan dilanggar.

“Jangan biarkan keadilan itu dilanggar, jangan biarkan hukum itu dikangkangi, anda sebagai Presiden anda punya tanggung jawab yang sangat luar biasa,” kata Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq Shihab juga meminta agar Jokowi menegakkan keadilan. Habib Rizieq Shihab meminta Jokowi untuk tak selalu melakukan pencitraan.

“Tegakkan keadilan, jangan selalu anda fokus kepada pencitraan, sepertinya anda ini menegakkan keadilan, anda melakukan segala bentuk tanggung jawab dengan baik, saya ingatkan presiden tunjukan wibawa sebagai seorang pemimpin, tunjukkan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin, jangan biarkan keadilan itu diinjak-injak,” kata Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq Shihab mengatakan Jokowi harus segera mengerahkan kekuatan hukum.

Baca juga:   Jokowi: Kapal Sebesar Indonesia Perlu Nahkoda Berpengalaman

Mulai dari polisi sampai kejaksaan. “Anda harus segera mengerahkan kekuatan hukum dari polisi, kejaksaan menyelesaikan pelanggaran hukum,” kata Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq Shihab juga membahas soal kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

“Seperti penyiram air keras yang dialami Novel Baswedan harus ditangkap, harus dikejar, bila disana ada pejabat keamanan tertentu yang terlibat harus diproses dan dijebloskan ke penjara,” katanya.

Habib Rizeq Shihab juga membahas soal penyerangan saksi IT pada kasusnya dulu.

“Begitu juga penyerang dan penghadang dari saksi It dalam kasus saya yaitu saudara Hermansyah yang ditusuk-tusuk di tengah jalan, walaupun pelakunya sudah ditangkap dipenjara tapi aktor intelektual yang membayar mereka yang mendorong mereka sampai hari ini tetapo dibiarkan,” katanya

“Maka itu tegakkan hukum jangan dipilih-pilih yang sekali lagi,” kata Habib Rizieq Shihab.

(sumber: BanjarmasinPost.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *