Permohonan Kasasi Ditolak MA, Asrama Sapta Marga XV/Kombos Bakal Digunakan Prajurit Dinas Aktif

oleh
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri (depan) saat diwawancara.

MANADO-Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan Kasasi dari 22 warga penghuni Asrama Sapta Marga XV/Kombos.

Berdasarkan surat putusan nomor 3246 K/Pdt/2017 tersebut, selanjutnya pihak Korem 131/Santiago sesuai instruksi Pangdam XIII/Merdeka akan segera mengambil langkah penertiban disaksikan aparat hukum lainnya.

Menurut Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi, langkah tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak Pengadilan Tinggi.

Yang mana menyebut, jika MA menolak permohonan Kasasi Penggugat maka putusan inkracht di Pengadilan Tinggi itu yang dijalankan.

Lanjut Giri, proses hukum telah ditempuh kedua pihak sejak 2016 lalu. Dan selama itu pula, pihak Korem 131/Santiago selalu menang karena menghadirkan bukti-bukti sah secara hukum.

“Putusan resmi MA tersebut kiranya dipahami dengan baik oleh para penggugat, sebagai langkah hukum tertinggi yang telah ditempuh. Dan menerima fakta jika asrama yang mereka tempati merupakan aset negara,” tegas Giri, usai tatap muka dengan masyarakat penghuni Asrama Sapta Marga XV/Kombos, Jumat (26/10/2018).

Baca juga:   Personil Polres Minut ikut Evakuasi Korban Proyek Tol Manado-Bitung

Kepada penghuni asrama, Danrem meminta supaya menyadari bahwa rumah-rumah tersebut merupakan hak bagi prajurit TNI AD yang sedang aktif berdinas.

Apalagi ada penghuni yang masih mendiami asrama tersebut, padahal sudah purna tugas sejak lima tahun bahkan lebih.

Menurut Giri, saat ini ada ratusan prajurit bersama keluarga di jajarannya, belum mendapat hunian yang memadai. Bahkan ada yang masih berstatus mengontrak.

“Dalam waktu dekat juga, satuan kami telah ketambahan sekira 200 prajurit untuk berdinas di wilayah Korem 131/Santiago,” tutur Giri.

Suasana tatap muka Danrem 131/Santiago dan jajaran bersama masyarakat penghuni Asrama Sapta Marga XV/Kombos.
Suasana tatap muka Danrem 131/Santiago dan jajaran bersama masyarakat penghuni Asrama Sapta Marga XV/Kombos.

Hasil pertemuan kali ini, sebut Giri, beberapa warga meminta waktu untuk persiapan memindahkan barang. “Kalau yang telah menyatakan bersedia akan kami beri waktu hingga pertengahan Januari 2019, berhubung dalam waktu dekat ada peringatan hari raya,” imbuhnya.

Namun yang masih bersikeras, Giri memastikan akan melakukan penertiban pada 18 November 2018 nanti. “Jika terindikasi melakukan perusakan bangunan asli, bakal kami proses melalui hukum,” tandasnya.

Baca juga:   21 Danposramil Dilantik, Danrem 133/Nwb Sebut Permudah Tugas Danramil

Diketahui, Asrama Sapta Marga XV/Kombos terdiri dari 36 unit rumah. Sebanyak 14 unit telah ditempati prajurit dinas aktif sejak 2017 lalu.

Sedangkan 22 unit rumah masih disengketakan oleh para penghuni. Karena mereka menempuh proses hukum dimulai dari Pengadilan Negeri (PN) sejak 2016 lalu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *