Walau Telah Terakreditasi JCI, RSUP Kandou Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

oleh
Dirut RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD (kedua kiri) dan dr Suci Ramadhona SpA MSi Med (kedua kanan), saat pembukaan kegiatan di Aula lantai 2 Kantor Pusat RSUP Prof Kandou, Kamis (25/10/2018).

MANADO — Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melaksanakan uji coba indikator mutu pelayanan kesehatan di RSUP Prof Kandou.

Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengungkapkan, indikator-indikator yang diuji coba menjadi acuan pengukuran kinerja RS dalam memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan.

Lanjutnya, walau RS telah terakreditasi internasional oleh JCI tapi masalah mutu bukan berarti selesai. “Di sini tanggung jawab kita justru semakin besar dengan adanya akreditasi yang telah kita peroleh,” sebut Panelewen.

Kebanggaan yang dimiliki itu, imbuh alumni Fakultas Kedokteran Unsrat ini, jangan sampai tergadaikan karena euforia yang terus menerus dan menjebak kita ke dalam fenomena mata gergaji.

Persoalan akreditasi adalah sesuatu yang sifatnya proses, bukan tujuan. Tujuan kita adalah upaya untuk melakukan pelayanan kesehatan disesuaikan dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Baca juga:   Program Lababa Puskesmas Nuangan Juara 1 Pameran Inovasi

Dan selama RSUP Prof Kandou ini masih berdiri, yang selalu kita upayakan adalah peningkatan mutu.

Panelewen berharap, adanya uji coba indikator mutu pelayanan kesehatan ini, semua dapat memahami dan memberikan kontribusi.

Pimpinan RSUP Prof Kandou bersama Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dengan peserta kegiatan uji coba indikator pelayanan kesehatan.
Pimpinan RSUP Prof Kandou bersama Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dengan peserta kegiatan uji coba indikator pelayanan kesehatan.

Setidaknya bisa me-refresh kembali bagi kita bahwa persoalan mutu merupakan persoalan krusial dalam konteks layanan publik.

Sementara itu, dr Suci Ramadhona SpA MSi Med selaku pimpinan tim, mengatakan inti dari pertemuan ini adalah untuk mengevaluasi indikator mutu pelayanan kesehatan yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan.

“Termasuk juga menginformasikan kepada RS pemerintah terkait penyempurnaan penyusunan Permenkes,” sebut Kepala Seksi Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan ini.

Usai pembukaan dilanjutkan materi oleh dr Arjaty Wahidah Daud MARS tentang penyusunan kamus indikator.

Kegiatan yang akan dilangsungkan pada 25-26 Oktober tersebut, diikuti para kepala instalasi dan petugas pengumpul data dari semua bagian.

Baca juga:   16 Tahun Jadi Dokter Lapas Manado, Begini Kisah Drg Vesta Napitupulu MH

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *