Korem 133/Nani Wartabone Bertubi-tubi Kirim Bantuan Logistik

oleh
Sejumlah kendaraan yang membawa bantuan logistik keluar dari markas Korem 133/Nani Wartabone.

GORONTALO — Bantuan logistik bagi korban gempa bumi dan tsunami, bertubi-tubi dikirimkan Korem 133/Nani Wartabone.

Markas Korem 133/Nani Wartabone terus membuka posko bantuan untuk disalurkan  dengan pengawalan penuh.
Markas Korem 133/Nani Wartabone terus membuka posko bantuan untuk disalurkan dengan pengawalan penuh.

Dijelaskan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 133/Nani Wartabone Mayor Inf Fathan Ali, kloter 3 bantuan logistik ke Palu, Donggala, dan Sigi disalurkan pada Rabu (3/10/2018) pukul 17.00 Wita.

Pengiriman logistik tersebut dikawal Danton Komunikasi Yonif 713/Satya Tama Lettu Chb Nurbudi bersama 14 prajurit dan 124 relawan.

Kali ini, bantuan berasal dari Masjid Baithul Rahman Bandara Djalaludin sebanyak 1 truk dan 1 minibus berisi sembako, pakaian, dan air mineral, dan relawan 9 orang.

Kemudian PT AKR Corporindo 1 truk bahan bakar solar 8.000 liter dan relawan 3 orang.

MUI Provinsi Gorontalo 1 truk berisi sembako, 1 minibus Innova, dan relawan 8 orang. Masyarakat Bone Bolango memberikan sembako dimuat dalam 1 minibus Xenia serta relawan 3 orang.

Dari Muhammadiyah dan IAIN berupa 2 unit truk sembako, 1 minibus Innova, dan relawan 16 orang.

Baca juga:   Program KB Pria Disosialisasikan di Lokasi TMMD

Selanjutnya, Pramuka peduli, SKPD, Tagana dan Satpol PP Provinsi Gorontalo 2 bus yang memuat 54 relawan dan 6 anggota Satpol PP, 1 unit double kabin Strada, 10 unit truk berisi sembako, obat, dan BBM 1.2 ton.

Adapula bantuan Basarnas Provinsi Gorontalo sebanyak 1 truk berisi kantong mayat, motor trail, obat dan ransum, BBM 600 liter, solar 2 drum, 1 pertalite, 1 unit mobil double kabin, serta relawan 7 orang.

Dari Yonif 713/Satya Tama 1 unit truk sembako serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo 1 truk tabung oksigen. Di dalamnya berisi 10 tabung masing-masing ukuran 6 meter kubik (m3), 1 unit minibus Avanza, dan 4 relawan.

Disebutkan Fathan, pengawalan dari Korem 133/Nani Wartabone twtap mengacu pada situasi dan kondisi selama perjalanan. Apalagi ada 31 kendaraan yang membawa bantuan logistik ke wilayah dampak bencana.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *