Hadapi Kemarau Panjang Dan Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PDAM Terapkan Sistim Buka Tutup Katup

oleh
Hadapi Kemarau Panjang Dan Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PDAM Terapkan Sistim Buka Tutup Katup

TAHUNA-Kemarau panjang yang terus terjadi di wilayah Kabupaten Sangihe mulai berdampak. Pasalnya warga mulai resah dengan keberadaan air bersih yang mulai menurun debetnya.

Menyikapi hal ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terus melakukan upaya untuk pemenuhan kebutuhan yang urgen tersebut termasuk di dalamnya upaya buka tutup jaringan guna pemenuhan kebutuhan konsumen.

Hal ini diungkapkan Dirut PDAM Sangihe Novilius Tampi SE tidak membantah menurunnya debet air bersih sejak satu bulan terakhir musim kemarau.

14 SPAM yang mengalami penurunan produksi debet air.
14 SPAM yang mengalami penurunan produksi debet air.

“Dari data yang ada 14 buah¬† Sistim Pengolahan Air Minum (SPAM) yang dikelola PDAM kesemuanya mengalami penurunan debet air akibat kemarau panjang,” jelas Tampi.

Untuk solusi pemenuhan kebutuhan air bersih warga, selain PDAM melakukan  upaya sistim buka tutup katup juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih sesuai dengan kebutuhan.

“Imbauan sudah kami lakukan melalui beberapa fasilitas dan media elektronik. Dan menjadi harapan bersama masyarakat bisa sepakat untuk itu terkait dengan kemarau panjang yang masih terus berlanjut,” jelas Tampi kembali.

Baca juga:   145 Kampung se-Sangihe Cair ADD

Disisi lain lanjut Ketua KONI Sangihe ini, upaya lain yang bakal dilakukan adalah mengaliri air bersih dari SPAM Hiung untuk wilayah yang rawan kekurangan bersih termasuk juga penyiapan mobilisasi mobil tangki.

“Kalau kemarau panjang masih berlangsung, satu dua minggu ke depan sejumlah wilayah rawan air bersih seperti Kelurahan Tidore akan dialiri SPAM dari Kampung Hiung,” imbuhnya.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *