Personel Balai Besar POM Manado Siap Gabung Relawan BPOM di Lombok

oleh
Pojok Informasi Obat dan Makanan di sela iven mendukung Asian Games 2018 oleh Balai Besar POM Manado, Minggu (12/8/2018, di Lapangan Sparta Tikala Manado.

MANADO- Berbagai aksi peduli korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB), dilakukan instansi pemerintah maupun masyarakat.

Ini juga digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Manado. Pada Minggu (12/8/2018), instansi yang dipimpin Dra Rustyawati Apt MKes Epid tersebut menggalang dana bekerja sama dengan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Sulawesi Utara.

Diketahui, GenBI merupakan sejumlah mahasiswa yang menerima beasiswa dari Bank Indonesia.

Lanjut Rustyawati, Kepala Balai Besar POM di Manado, sejak Sabtu (11/8/2018) relawan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Republik Indonesia telah tiba di Lombok, NTB.

Personel GenBI Sulawesi Utara yang menggalang dana bekerja sama dengan Balai Besar POM Manado.
Personel GenBI Sulawesi Utara yang menggalang dana bekerja sama dengan Balai Besar POM Manado.

Mereka membawa sejumlah bantuan dan obat-obatan yang diperlukan para korban.

“Pada tim relawan berikut, kami akan menyertakan personel dari Balai Besar POM Manado. Karena proses pertolongan bakal berlangsung cukup panjang,” imbuh Rustyawati.

Sementara itu, data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pada Jumat (10/8/2018) lalu, menyebut
korban meninggal menjadi 321 orang. Tersebar di Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26, Lombok Timur 11, Kota Mataram, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2.

Baca juga:   Tandaju-Manarisip Tukar Posisi, BKKBN Sulut Perkuat Formasi Pejabat

Kerusakan fisik sementara meliputi 67.857 unit rumah, 3 rumah sakit, 10 Puskesmas, 15 masjid, 50 mushola, dan
20 unit perkantoran.

Hasil analisis citra satelit terlihat kerusakan bangunan masif terjadi di Kabupaten Lombok Utara. Hampir 75 persen pemukiman hancur dan rusak.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *