Pemprov Sulut-St Luke’s International Japan Bahas Sister Program dan Sister Hospital

oleh
Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH (keempat kiri) bersama tim di St Luke's International Tokyo Japan.

MANADO-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw mempercayakan Kepala Dinas Kesehatan dr Debie Kalalo MSc PH bersama tim, untuk kesuksesan sebuah program internasional.

Yaitu Sister Program dan Sister Hospital antara St Luke’s International University and Hospital Tokyo Japan dengan Pemprov Sulut.

Menurut Kalalo, dalam lawatan langsung ke Tokyo Japan, sejumlah hal dibahas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

Tak tanggung-tanggung, tim St Luke’s International University and Hospital dibawah komando Profesor Erika Ota PhD RNM memaparkan berbagai program bidang pendidikan kesehatan maupun pelayanan di RS.

Lanjut Kalalo, Pemprov Sulut memilih St Luke’s International untuk Sistet Program dan Sister Hospital, karena institusi ini mampu menghasilkan lulusan-lulusan di bidang kesehatan yang memiliki kemampuan standar internasional.

Sedangkan di bidang layanan, St Luke’s International Hospital telah terakreditasi Joint Commission International (JCI) sejak tahun 2012 hingga kini.

Baca juga:   Peduli Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19, PDM Terus Berbagi Kasih

“Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw sangat berharap, lewat pembahasan dan short course kali ini bisa memberikan standar bagi Pemprov Sulut. Untuk pengembangan layanan kesehatan di tingkat Puskesmas hingga RSUD milik Pemprov Sulut, maupun program-program bidang kesehatan lain,” tandas Kalalo.

Tim yang diutus Pemprov Sulut, selain Kadis Kesehatan ada juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dr Ricky Toemandoek.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *