Picu Kekesalan, Saiful Nyaris Dihakimi Warga Boyongpante

oleh
Sajam jenis pedang samurai yang berhasil diamankan petugas Polsek Sinonsayang.

MINSEL – Kekesalan sejumlah warga Desa Boyongpante atas aksi unjuk rasa yang menuntut pertanggungjawaban penggunaan anggaran Dana Desa Boyongpante, berujung keributan, Minggu (29/07/2018) malam sekira pukul 20.30 wita, di Desa Boyongpante jaga I, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan, tepatnya di rumah Keluarga Matindas Katili.

“Puluhan warga mendatangi rumah keluarga Matindas Katili dan melakukan aksi keributan disertai pengancaman terhadap Saiful (37) warga Desa Boyongpante, Minsel, yang adalah kordinator lapangan (Korlap) aksi unjuk rasa terkait pertanggungjawaban dana desa,” ungkap Kapolsek Sinonsayang Iptu Stanly Sarempa, SH.

Saiful, 37 tahun, warga Desa Boyongpante, merupakan koordinator lapangan (korlap) aksi unjuk rasa damai pada beberapa hari lalu, yang menuntut kejelasan pertanggungjawaban dana desa.

“Aksi keributan dan pengancaman ini dipimpin oleh lelaki berinisial RL alias Rafles, mantan hukum tua Desa Boyongpante,” tambah Kapolsek.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang dibawa oleh para pelaku keributan. “Kami masih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini,” tutup Kapolsek.

Baca juga:   Biadab, Ibu Ini Tusuk Anak Balitanya Hingga Tewas

( Andy Runtunuwu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *