TMMD Sempat Tidak Disetujui Warga, Begini Penjelasan Kades Sari Tani

oleh
Usmat Uwadingo, Kepala Desa Sari Tani.

GORONTALO-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 102 sempat tidak disetujui oleh warga Desa Sari Tani.

Kepala Desa Usmat Uwadingo mengakui, sebelum kegiatan jalan, ada warga yang mempertanyakan ke pihak pemerintah soal anggaran program ini. “Jadi bukan memprotes program TMMD,” imbuhnya, saat ditemui pada Jumat (27/7/2018).

Melalui pertemuan bersama, kata Uwadingo, pihaknya menjelaskan anggaran berasal dari daerah. Dan Pemda memilih TMMD untuk melaksanakan kegiatan ini.

Disebutkan Usmat, TMMD bukan seperti pekerjaan kontraktor. Misalnya volume 1 kilo maka 1 kilo juga yang harus dikerjakan. Atau ukuran plat deker diameternya 100 cm maka harus 100 cm. Itulah bedanya TMMD.

Warga Desa Sari Tani ikut membantu penyelesaian plat deker.
Warga Desa Sari Tani ikut membantu penyelesaian plat deker.

Mendengar itu, warga Desa Sari Tani pun paham dan sangat antusias untuk turut serta dalam TMMD.

“Bahkan dalam satu hari mereka rebutan untuk bekerja. Karena saya wajibkan satu kepala rumah tangga bisa membantu pekerjaan TMMD,” tandas Usmat.

Lanjutnya, Pemerintah Desa Sari Tani dan masyarakat sangat berterima kasih atas kehadiran TMMD. Karena sangat membantu mengingat infrastruktur selama ini sangat parah.

Baca juga:   Begini Kronologi Kecelakaan Maut Yang Menewaskan Siswa SMP

Begitu pula dengan komunikasi baik yang terjalin antara Satgas TMMD dengan masyarakat dan pemerintah.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *