Panglima TNI Beri Atensi Khusus Pengamanan Asian Games 2018

oleh
Panglima TNI Hadi Tjahjanto SIP memberikan arahan pada penutupan latihan. Foto: Puspen TNI via Pendam XIII/Merdeka)

JAKARTA-Pengamanan pelaksanaan Asian Games menjadi salah satu elemen penting dalam rangkaian penyelenggaraan Asian Games mendatang.

Agar bisa ditangani dengan baik, semua stakeholders harus siap dan memberikan perhatian khusus terhadap potensi ancaman terorisme yang mungkin terjadi. Baik dalam penyelenggaraan pertandingan, pengamanan atlet, maupun pengamanan tamu VVIP serta VIP.

Hal itu dikatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP dalam sambutannya saat menutup Latihan Mitigasi Aksi Terorisme Integrative Kementerian, Lembaga, Departemen, Instansi terkait, TNI-Polri dalam upaya pengamanan pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di lapangan JIEkspo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018).

“Pelatihan simulasi penanganan teroris untuk menjamin keamanan warga dan peserta Asian Games XVIII tahun 2018,” tegasnya.

Menurut Panglima TNI, hal ini sangat penting agar kita berikan rasa aman kepada atlet, official, dan seluruh penonton, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto melepaskan ID peserta latihan.(Foto: Puspen TNI via Pendam XIII/Merdeka)
Panglima TNI Hadi Tjahjanto melepaskan ID peserta latihan.(Foto: Puspen TNI via Pendam XIII/Merdeka)

“Bahwa jaminan keamanan terhadap ancaman aksi terorisme sudah bisa ditangani, dengan cara kita melatih mensimulasikan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.

Terkait pengamanan VVIP kepala negara, Panglima TNI mengatakan bahwa pengamanannya disesuaikan SOP yang dimiliki Paspampres.

Baca juga:   TMMD 102 TA 2018 Renovasi SDN 23 Pangea di Kecamatan Wonosari

Jumlah personel TNI yang dilibatkan dalam pengamanan disesuaikan dengan permintaan dari Polri. “TNI akan memberikan pengamanan secara khusus untuk kepala negara yang hadir,” tegasnya.

Ditekankan Panglima TNI, pihaknya akan gelar kekuatan untuk pengamanan sesuai jumlah kepala negara yang ada. “Itu sudah biasa kita laksanakan di beberapa event. Untuk personel pengamanan kita menggelar kekuatan wilayah. Apabila diperlukan kita gelar kekuatan terpusat,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Panglima TNI mengharapkan seluruh pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh dalam latihan ini, terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan-latihan selanjutnya di satuan masing-masing.

“Saya harapkan pemeliharaan dan peningkatan ini hendaknya terus dilakukan agar kesiapan pengamanan Asian Games benar-benar mencapai tahap paripurna,” tutupnya.

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Pusat Penerangan (Puspen) TNI Kolonel Sus Taibur Rahman menambahkan, latihan Pengamanan Asian Games XVIII tahun 2018 yang dilaksanakan selama tujuh hari ini diikuti 150 peserta. Menggunakan metode TTX (Table Top Exercise), PE (Practical Exercise) maupun FMP (Full Mission Profile).

Baca juga:   Kodim 1313/Pohuwato Diresmikan

Hadir dalam acara tersebut, Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta para pejabat teras BNPT dan TNI-Polri.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *