Kasrem Theo Kawatu Pimpin Upacara 17-an Korem 131/Santiago

oleh
Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih.

MANADO-Kepala Staf Korem (Kasrem) 131/Santiago Kolonel Inf Theo Kawatu memimpin Upacara 17-an di Markas Korem 131/Santiago, Selasa (17/7/2018).

Selain para prajurit Korem 131/Santiago, upacara ini turut diikuti 810 siswa baru SMK Negeri 1 Manado yang sementara melaksanakan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Korem 131/Santiago.

Dalam amanat tertulisnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP mengingatkan perlunya langkah antisipatif dari kemajuan teknologi komunikasi dan informasi.

Imbas kemajuan itu, telah muncul kelompok baru yaitu ‘Cyber Narcoterorism’. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika. Hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

Kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia. Kelompok ‘Cyber Narcoterorism’ menggunakan beragam situs terkemuka. Seperti youtube, twitter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi.

Baca juga:   Persit KCK Koorcabrem 132/Tadulako Bantu Korban Bencana di Desa Puroo

Hal ini menjadi sebuah cara paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya.

“Kita harus mewaspadai dan mengantisipasi serta mencegah secara dini Cyber Narcoterorism. Yang telah menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia,” urainya.

Lanjut Tjahjanto, kita juga harus siap mengantisipasi perkembangan situasi. Agar tidak terdadak menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.

Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Theo Kawatu membacakan amanat tertulis Panglima TNI.
Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Theo Kawatu membacakan amanat tertulis Panglima TNI.

Sekecil apapun peran dan tugas yang kita miliki, merupakan penentu keberhasilan setiap tugas yang di emban oleh TNI. Karena kita berada dalam satu kesatuan sistem.

Di sisi lain, Tjahjanto berterima kasih kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI. Yang telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh rasa tanggung jawab dan penuh dedikasi.

Dirinya berpesan, Prajurit dan PNS TNI terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengamalkan Delapan Wajib TNI, dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat di atas semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga:   82 Personel Polres Tomohon Amankan Penetapan Wali Kota-Wakil Wali Kota Terpilih

Selanjutnya, jaga dan tingkatkan soliditas serta solidaritas Prajurit dan PNS TNI. Tingkatkan semangat dan jiwa korsa yang tinggi, namun tidak dalam arti sempit. Terutama dalam menyikapi perbedaan pendapat atau bentuk-bentuk kesalahpahaman yang tidak perlu.

“Bagi setiap komandan satuan agar meningkatkan pembinaan satuan. Dengan mengedepankan kepemimpinan lapangan yang penuh simpati, keteladanan dan pengayoman terhadap anak buah,” sebut Tjahjanto.

Ditambahkannya, Prajurit dan PNS TNI harus membudayakan tradisi belajar dan berlatih secara terencana serta mandiri. Guna meningkatkan kualitas, kapasitas, wawasan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sesuai bidang tugas masing-masing dan sejalan dengan perkembangan tuntutan tugas.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *