Dinilai Tak Jujur, Timsel II Calon Anggota Bawaslu di Sulut Tak Umumkan Hasil Seleksi

oleh
Aksi protes terhadap Timsel II Calon Bawaslu Kota Manado.

MANADO –  Kinerja Timsel II Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Sulut mendapat kecaman. Timsel II dianggap tak transparan, dan bahkan, ada pernyataan yang lebih keras lagi yakni  Timsel II Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Sulut berlaku tak jujur.

“Mereka berkerja sebagai tim seleksi berlandaskan 11 azas. Terutama azas kejujuran dan keadilan. Justru saat mereka ini tidak jujur dan tidak transparan,” tukas Boy Rompis mantan PPK, Panwascam bahkan pernah sebagai anggota Panwaslu Manado.

Menurutnya, Timsel tak pernah mengumumkan hasil atau score hasil Seleksi Berkas Calon Anggota Bawaslu Manado dari para pelamar, tapi tiba tiba  sudah ada pengumuman 14 pelamar yang lolos administrasi dari jumlah total 34 pelamar calon Bawaslu Manado.

“Harusnya diumumkan score seleksi berkas. Karena Sampai sekarang kita tidak pernah tahu berapa score kami. Ada kecurigaan kalau dari 14 orang pelamar yang dinyatakan lolos, ada yang score-nya tak memenuhi kriteria akan tetapi sengaja diloloskan, padahal tak pernah terlibat dalam kegiatan kepemiluan,” sembur Rompis.

Baca juga:   Sepekan Lagi Nyoblos, 2 Wilayah Ini Sulit Ditaklukkan Jokowi dan Prabowo

Menurut Nur Fitry Latief, anggota Timsel II Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota  mengaku harus mengamankan hasil Bimtek dengan Bawaslu RI.

“Untuk score tidak diwajibkan untuk dipublish,” kelit Fitry.

Dia pun mengaku bingung dengan kebijakan Bawaslu RI. “Maunya kami diumumkan, tapi kami bekerja harus dengan pedoman Bawaslu RI. Bahkan sampai sekarang kami terus diawasi,” pungkas Fitry yang juga mantan Timsel KPU.

(Buds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *