BISMA Goes to Get Member (BIGGER) Jangkau Manado

oleh
Konferensi pers BEKRAF di Manado. Wakil Kepala BEKRAF Ricky Joseph Pesik (tengah) didampingi Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Dr Ing Abdur Rohim Berawi MSc (kedua kiri), Deputi Infrastruktur Hari Santosa Sungkari (kedua kanan), Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Ari Juliano Gema (paling kiri), dan Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Sappe MP Sirait SSTP MSi (paling kanan).

MANADO-Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) mengembangkan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application).

Wakil Kepala BEKRAF Ricky Joseph Pesik menerangkan, BISMA adalah sebuah aplikasi informasi yang dapat digunakan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif. Untuk mendaftarkan jenis usaha kreatifnya, memajukan perkembangan usaha kreatif dengan memperluas jejaring, dan memperoleh kesempatan fasilitasi serta pendukungan dari BEKRAF.

“Saat ini, sekitar 15 ribu pelaku ekonomi kreatif telah bergabung dengan BISMA,” ujarnya saat sosialisasi BISMA Goes to Get Member (BIGGER) di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado, Kamis (28/6/2018).

Dikatakan Pesik, acara ini diharapkan akan mendukung komunikasi dua arah antara pelaku kreatif dari 16 subsektor dengan BEKRAF. Supaya memudahkan pemerintah menangkap masalah dan menerima saran seputar industri kreatif, sehingga dapat dihasilkan pemetaan akurat yang dapat membantu formulasi kebijakan ekonomi kreatif dan menciptakan ekosistem kreatif yang kondusif.

Para pejabat BEKRAF menjadi panelis saat diskusi di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado.
Para pejabat BEKRAF menjadi panelis saat diskusi di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado.

Selain itu, pelaku kreatif yang terdaftar di BISMA akan lebih mudah mendapatkan kesempatan, untuk difasilitasi dan didukung oleh BEKRAF dalam mengembangkan usaha kreatif mereka.

Baca juga:   #JadiLebihBaik, XL Axiata Bangun Jaringan Data Besar-Besaran di 2018

Dijelaskan Pesik, di tahun 2016 ekspor ekonomi kreatif berhasil mencapai 20 miliar Dolar AS. Dan ada 16,91 juta jiwa atau 14,68% tenaga kerja di Indonesia yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.

Dengan dukungan aplikasi BISMA yang dikembangkan langsung oleh BEKRAF dalam membangun database ekraf yang terintegrasi, diharapkan angka ini dapat terus meningkat.

Acara di Manado kali ini, jajaran pejabat BEKRAF menjadi pembicara kunci saat BEKRAF Session. Di antaranya, Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Dr Ing Abdur Rohim Berawi MSc, Deputi Infrastruktur Hari Santosa Sungkari, Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Ari Juliano Gema, Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Sappe M.P Sirait SSTP MSi, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Dr Ir Wawan Rusiawan MM, dan Kasubdit Informasi dan Pengolahan Data Maman Rahmawan SST MSi.

Pengisi acara lainnya pada diskusi panel yaitu Arief Mustain (Executive General Manager Divisi Digital Service PT Telekomunikasi Indonesia), Bin Anindita (VP Business Development Bukalapak), Yudi Adhi Purnama (Praktisi Telematika).

Baca juga:   Bandara Sam Ratulangi Layani Dua Juta Penumpang, Wisman Naik 5 Persen

Dengan tema ‘Strategi Pemanfaatan Teknologi Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Dalam Menghadapi Era Revolusi lndustri 4.0’.

Dilanjutkan sharing session dengan narasumber Adinindyah (Lawe Indonesia) dan Franky Mogi (PT Bank Mandiri Area Manado SME Head).

Pada sesi siang hari, acara dilanjutkan pelaksanaan masterclass dengan tema ‘Mengembangkan Usaha Kreatif di Era Globalisasi’ oleh Dicky Sukmana (PanenMaya) dan Andy Fajar Handika (Kulina.id).

Diikuti masterclass dengan tema ‘Penggunaan Sosial Media untuk Pemasaran dan Branding Produk’. Masing-masing oleh Eno Bening (Content Creator) dan Muhammad Arief Rahman (Social Media Influencer).

Lebih menarik lagi, tampil juga brand-brand produk kreatif terpilih dari pelaku ekonomi kreatif lokal Manado yang sudah bekerja sama dengan BEKRAF.

“Mari berkolaborasi dan saling menginspirasi untuk ekonomi kreatif Indonesia yang lebih baik,” tutup Ricky Joseph Pesik.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *