Hangau Sebut Sampah Plastik Persoalan, Butuh Penanganan Serius

oleh
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sangihe Christofel Hangau.

TAHUNA -Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sangihe Christofel Hangau menyikapi serius penugasan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait dengan penanganan sampah plastik. Dimana, jika sampah plastik tidak ditangani dengan baik maka akan berakibat fatal bagi kesehatan dan membuat alam menjadi rusak serta akan berpengaruh bagi Pemkab Sangihe untuk menyediakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menurut Hangau secara faktual, sampah plastik sangat berpengaruh jika tidak ditangani secara baik akan berpengaruh, sebab kalau tidak ditangani dengan serius maka akan ada pembebanan lagi bagi Pemkab Sangihe untuk menyiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang baru.

“Memang dari sambutan Menteri sudah jelas bahwa masalah sampah plastik selama ini belum tertangani secara optimal dan ini menjadi persoalan, sehingga kita di jajaran pemerintah yang mana sudah ada penugasan dari Menteri LHK berkewajiban untuk melakukan upaya-upaya pengurangan sampah plastik. Karena memang secara faktual ini sangat berpengaruh bagi kita di daerah, jika sampah plastik ini tidak ditangani secara baik, maka akan berujung pada persoalan dan harus mempersiapkan lagi TPA yang baru. TPA itu cepat penuh karena sampah plastik yang notabenenya tidak dapat terurai. Sedangkan satu TPA itu harganya sekira 18 M, mulai dari pengadaan lokasi sampai sarana,” tegas Hangau.

Baca juga:   Pelanggar Lalu Lintas Serbu Kantor PN Tahuna

Dejelaskanya lagi, apabila kita mengurangi sampah plastik berarti sudah menghemat anggaran untuk pembuatan TPA yang baru, sebabĀ  TPA dapat bertahan 4-5 tahun.

“Dengan menangani sampah plastik berarti kita sudah berhemat menggunakan TPA, karena sampah plastik ini tidak hancur, sehingga TPA kita dapat bertahan selama 4-5 tahun, kalau mulai sekarang kita mengurangi penggunaan sampah plastik,” tutupnya.

(sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *