Bebaskan 591.775 Anak Dari Campak dan Rubella, Pemprov Sulut Kampanye MR

oleh
Peserta pertemuan advokasi dan sosialisasi imunisasi MR di Minahasa.

MANADO-Pemprov Sulut bersama lintas sektor melakukan kampanye Measles Rubella (MR) di tiga kabupaten. Masing-masing di Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, dan Minahasa.

Kepala Dinas Kesehatan dr Debie Kalalo MSc PH mengatakan, program imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan yang telah terbukti sangat efektif dari sisi manfaat dan biaya, dalam menurunkan angka kesakitan, kematian, serta kecacatan pada bayi dan balita. Akibat penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi.

Pemberian imunisasi merupakan ikhtiar pemerintah untuk memenuhi hak anak Indonesia di dalam mencapai status kesehatan yang setinggi-tingginya.

Kita telah berhasil mewujudkan Indonesia bebas penyakit Cacar, Polio, dan Tetanus. Harapannya di masa mendatang kita juga mampu membebaskan anak-anak Indonesia dari Campak dan Rubella.

Suasana pertemuan Kampanye MR di Minsel.
Suasana pertemuan Kampanye MR di Minsel.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengeliminasi penyakit Campak dan Rubella pada tahun 2020 melalui Program Kampanye Nasional Vaksinasi Campak dan Rubella yang menyasar sekitar 70 juta anak. Tahun ini, total ada 32 juta anak di 28 provinsi yang menjadi sasaran.

Baca juga:   Ikut Nusantara Sehat, Dokter Umum Bakal Digaji 17 Juta Sebulan

Di Sulawesi Utara sendiri terdapat 591.775 anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 15 kabupaten/kota yang menjadi sasaran.

Target nasional capaian di setiap provinsi diharapkan minimal 95 persen dari sasaran. Dengan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye MR ini.

Pemprov Sulut melalui Dinas Kesehatan turun langsung ke kabupaten/kota untuk melakukan advokasi dan sosialisasi terkait Kampanye MR yang akan dilaksanakan serentak di bulan Agustus dan September 2018 mendatang.

iklan harryDiketahui, untuk wilayah Minahasa Tenggara dilaksanakan persiapan Kampanye MR di Hotel Green Garden, Senin (4/6/2018). Kegiatan dibuka Asisten III Mitra Piether Owu.

Disebutkan Merry Pasorong SKM MKes dari Seksi Surveilens dan Imunisasi Dinkes Sulut, kabupaten ini ditargetkan 27.850 anak sebagai sasaran imunisasi MR.

Selanjutnya di Minahasa Selatan, advokasi dan sosialisasi digelar di Hotel Sutan Raja Amurang. Dibuka oleh Sekda Minsel Danny H Rindengan.

Baca juga:   Ini Cara Mengatasi Sariawan Saat Berpuasa

Diterangkan Kepala Dinkes Minsel dr Erwin Schouten, sekitar 50.178 anak menjadi sasaran MR. Dari laporan Puskesmas, sudah terdata 47.739 anak. Terdiri dari 30.784 anak usia sekolah, dan anak yang belum atau tidak sekolah sekitar 16.916 anak.

Kemudian di Minahasa, ditargetkan cukup besar yakni sekitar 72.085 anak.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Steaven Dandel MPH menerangkan, sesuai data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, menunjukkan cakupan imunisasi campak masih rendah yaitu 82,1 persen.

Menjadi wilayah dengan sasaran cukup besar, Sekda Minahasa Drs Jefri Korengkeng MSi bersama Kepala Dinkes dr Juliana Kaunang MKes menyatakan komitmen agar daerahnya bebas campak.

Saat rapat persiapan kampanye MR di Hotel Mercure Minahasa, Pemkab Minahasa siap menyukseskan kampanye MR. Dengan memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi MR baik di sekolah maupun Posyandu pada Agustus dan September mendatang.

Baca juga:   Ujicoba Fase 2 Dimulai, BPJS Kesehatan Lakukan Penyempurnaan Rujukan Online

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *