JKN-KIS Selamatkan Masyarakat Indonesia dari Kemiskinan

oleh
Fachmi Idris, Direktur Utama BPJS Kesehatan.

JAKARTA-Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan.

“Dengan adanya JKN-KIS, 1 juta orang terselamatkan agar tidak jatuh miskin,” ujar Kepala Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartanto, di acara Public Expose Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program Tahun 2017.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa JKN-KIS telah melindungi belasan juta orang miskin. Ketika berobat, peserta dijamin oleh program JKN-KIS sehingga terhindar dari kondisi kemiskinan yang lebih parah.

“Di sini ada sekitar 15 juta orang miskin yang terlindungi, tidak jatuh lebih dalam lagi karena berobat gratis. Ini sudah bisa membuktikan bahwa program JKN-KIS memberikan perlindungan untuk kelompok bawah,” jelasnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menerangkan, dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan sudah bermitra dengan 22.103 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Terdiri atas Puskesmas, Dokter Praktik Perorangan (DPP), klinik TNI/Polri, klinik pratama, rumah sakit D pratama, dan dokter gigi praktik perorangan pada 2017.

Baca juga:   Plt Dirut RSUP Kandou Tindaklanjuti Isu Strategis Nasional

Sementara di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 2.385 rumah sakit dan klinik utama.

“Pada tahun 2017, pemanfaatan di FKTP mencapai 150,3 juta. Di poliklinik rawat jalan rumah sakit sebesar 64,4 juta. Dan rawat inap di rumah sakit sebanyak 8,7 juta,” urainya.

Jika ditotal, sambung Fachmi, ada 223,4 juta pemanfaatan pelayanan kesehatan di seluruh tingkat pelayanan.

iklan harryArtinya, rata-rata pemanfataan pelayanan kesehatan per hari kalender adalah 612.055 pemanfataan. Adapun total pemanfaatan dari 2014-2017 adalah 640,2 juta pemanfaatan.

Di tahun 2017, indeks kepuasan peserta mencapai 79,5%. Sementara untuk tingkat kepuasan fasilitas kesehatan mencapai 75,7%.

“Angka-angka tersebut termasuk dalam kategori tinggi dan sesuai angka yang ditetapkan pemerintah.” kata Fachmi.

Lalu untuk jumlah pendapatan iuran JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan, tahun 2017 mencapai Rp 74,25 triliun. Jika diakumulasikan selama 4 tahun, total iuran JKN-KIS mencapai Rp 235,06 triliun.

Baca juga:   Optimisme Wajah Baru Bagian Organisasi dan Umum RSUP Kandou

Ada 12.606 kantor cabang dan 59.937 unit ATM bank mitra BPJS Kesehatan (Mandiri, BRI, BNI, dan BTN). Yang siap melayani pembayaran iuran peserta JKN-KIS.

Peserta JKN-KIS juga bisa membayar iurannya melalui internet banking, sms banking, mesin EDC, autodebet, mobile banking, jaringan minimarket, Kader JKN, Kantor Pos, Pegadaian, aplikasi Go-Jek, hingga PayTren.

(Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *